32. Brutal~

1.8K 53 3
                                    

Sebelum membaca jangan Lupa Vote dan komennya dulu sayangku!.

HAPPY READING

_

🚨🔞⚠️🦋

"Haa..." Topan menjatuhkan Tubuhnya kedalam pelukan Artha, dengan memeluk tubuh pria itu dengan nafas yang masih terengah engah. "Gue ingin masuk lebih jauh, Boleh ya?." Pintanya dengan suara berat, meminta tak berniat untuk mendapat penolakan.

"Apa?."

"Huh?."

Di dalam pelukannya, Topan kembali mendorong penisnya lebih dalam, membentur daging yang sudah menahan Penisnya untuk masuk, namun tidak Topan namanya kalau tidak keras kepala, ia pun masih mendorong Penis Itu masuk hingga ia mencapai titik yang terjauh.

"Aghhhh!!!."

Artha yang merasakan kenikmatan yang lebih dari yang ia rasakan, meremas punggung Topan kuat bersamaan dengan dirinya yang mencapai kenikmatannya berbarengan dengan Topan.

"Ahhh.." Topan tidak bisa menghentikan gairahnya, Dengan air mani yang memenuhi Lubang Artha, Ia pun merasa belum puas lalu dengan perlahan ia pun mengeluarkan penisnya.

Mereka terengah engah, Ini benar benar seks yang luar biasa.

"Hei. Lo ngeluarinnya di dalam!. Ini kotor, Bagaimana mengeluarkannya nanti." ujar Artha ketika meraba lubangnya yang di penuhi dengan sperma yang sudah mulai merembes keluar.

"Eh?."

Sebelah kakinya yang tiba tiba saja di angkat, bertengger di pundak Topan. Nafas yang masih terengah engah ia melihat ke arah Artha. "Nanti Saja. Biar gue yang bersihkan!."

Lalu dengan perlahan ia pun kembali menuntun penisnya untuk masuk lagi kedalam Lubang Milik Artha,  Artha meremas Seprai dengan kuat dengan melirik ke arah Topan sejenak. "Setidaknya beri Gue Waktu istirahat brengsek!." Umpatnya.

"Aghhh.."

Penis besar itu kembali terdorong kedalam Lubang miliknya dengan kuat, memaksanya menerimanya. namun bagaimanapun rasa kesenangan yang luar biasa yang dapat, tidak bisa di pungkiri kalau tetap saja ini sakit.

"Aghhh.." melekatkan wajahnya kepada bantal dengan mendorongnya kiuat, menahan rasa sakit yang ia rasakan sampai di gantikan dengan kenikmatan. "nghh.."

"Ta?."

Topan mendekatkan wajahnya ke arah Artha di sela sela dorongannya, memanggil Artha yang menutupi wajahnya . Mendengar Panggilan yang memanggilnya membuat Artha mendongak, melihat ke belakang yang langsung di sambut oleh Wajah Topan yang terengah engah.

Tidak hanya Topan, dia Pun sama. dengan desahan yang keluar menatap mata Topan yang melihatnya dengan lekat, Secara refleks mereka saling mendekatkan wajah mereka lebih dekat lagi sehingga mereka pun kembali menautkan bibir mereka.

"Heup."

"haaahh?." Lidah yang berdansa bersama, saling menjulurkan lidah membuat mereka lebih dekat. Ciuman intens dengan kenikmatan yang tiada tara, Tubuh mereka benar benar saling menyatu. Tidak ada rasa malu di antara  keduanya, mereka seperti benar benar kehilangan jati diri masing masing.

^~^

"Aghhh, tunggu.."

Dengan Posisi menungging, Hanya memperlihatkan pantatnya yang langsung di gempur oleh Topan. Sering kali Artha tersentak sehingga Wajahnya membentur kasur Empuk di depannya.

[BXB] KISSING NERDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang