Hari ini Wicha mengadakan rapat dengan perusahaan milik Levin. Tujuan Wicha ke Usrach untuk menjalin kerja sama kembali dengan keluarga Griffin. Sudah sejak lama Somers dan Griffin menjalin kerja sama di bidang pangan. Sebelum-sebelumnya ayah Wicha lah yang akan pergi ke Usrach, namun entah mengapa ayahnya menyuruh Wicha yang berangkat.
Hasil produk pertanian dan perkebunan di Usrach utamanya milik keluarga Griffin di pasok untuk memenuhi kebutuhan mall dan supermarket yang dimiliki oleh perusahaan Somers.
Cukup lama mereka mengadakan rapat, hingga sampai pada keputusan final bahwa Levin sebagai CEO Griffin Company menyetujuinya kerja sama yang diajukan oleh Wicha.
"Terima kasih tuan Levin" ujar Wicha mengangkat tangannya untuk bersalaman.
"Sama-sama tuan Wicha, semoga kedepannya kerja sama ini berjalan dengan lancar" jawab Levin menyambut tangan Wicha.
"Baik, ehmm sebelumnya saya minta maaf tuan Levin, pertanyaan saya di bandara belum anda jawab"
"Ah, maksud anda tentang Biuniel?"
Wicha mengangguk kepalanya. "Apakah benar kalian sudah menikah? Dan anak kecil kemarin siapa dia?"
"Apakah anda tertarik dengan Biuniel?" Levin berbalik bertanya, tanpa menjawab pertanyaan Wicha.
"Ya saya tertarik dengannya! Jika benar anda dan Biuniel sudah menikah aku akan tetap mengambil Biuniel dari anda!"
"Tidak sopan mengambil seseorang dengan sembarang an tuan Wicha"
"Aku tidak peduli tuan Levin. Apa yang menjadi mauku akan menjadi milikku!" ujar Wicha dengan tatapan tajamnya pada Levin.
"Hahahah, kau harus mengahadapi Griffin lebih dulu. Datanglah makan malam ke kediaman saya, orang tuaku mengundang anda. Anda akan mendapat jawabnya disana. Bawalah Pasangan anda tuan." sindir Levin kemudian berlalu. Belum sampai membuka pintu ruang rapat... "Tuan Milery nanti malam ikutlah bersama dengan tuan Wicha.." ujar Levin sambil menepuk lengan Milery.
Milery nampak kaget namun segera ia menundukkan tubuhnya "baik tuan Levin, terimakasih atas undangannya.
Setelah Levin pergi terjadi keheningan di ruangan itu.
"Boss, bagaimana dengan nona Teressa? Apakah anda akan membawanya ke acara makan malam tuan Levin? Perempuan itu benar-benar menyusahkan" keluh Milery.
"Bius saja lagi, aku malas membawanya"
"Tidak bisa Tuan Wicha, nanti kalau nona Teressa kenapa-napa gimana? Kemarin saja setelah sadar ia langsung muntah-muntah setelahnya dia meraung-raung mencari anda"
"Yasudah bawa saja dia. Bilang padanya untuk bersiap. Beri tahu dia agar jangan berulah"
Milery melaksanakan perintah tuannya, kemudian meninggalkan Wicha sendiri.
"Menghadapi Griffin? Aku bahkan akan melenyapkan nya jika itu benar tuan Levin" pikir Wicha.
----------
Malamnya, Wicha, Teressa dan Milery tiba di kediaman Griffin. Turun dari mobil mereka di sambut oleh beberapa pelayan dan penjaga. Kemudian mereka diarahkan langsung menuju ruang makan oleh kepala pelayan.
"Selamat malam tuan Wicha, tuan Milery dan nona...?"
"Teressa tuan Hamilton Griffin.."
"Ah ya selamat malam nona Teressa. Perkenalkan ini istri saya Leyna da..."
"Bubu!!! Jangan makan pipi Xander!! Liur bubu nempel-nempel tau!! Omaaa bubu na-kal omaa" teriak Xander berlari menuju omanya, sementara itu dibelakang Xander terlihat Biu berlari mengejar Xander.
KAMU SEDANG MEMBACA
Schlafen
FantasiaBiuniel Rylee Driffin menghabiskan hidupnya dengan sebuah penyakit langka, bertemu dengan Wicha Ximon Somers aktor dan penyanyi terkenal. Jangan ada yang copas, gue sumpah in yang copas merasakan dan mengalami "Ipar adalah Maut" dalam kehidupannya. ...
