36; chuseok

82 10 5
                                        

Salah satu hal yang paling tidak disukai Kyungsoo dari perceraiannya adalah dia jadi harus meminta izin untuk membawa pergi anak-anaknya. Memang terkadang Kyungsoo akan masa bodo dan langsung membawa anak-anaknya pergi, namun seringnya Kyungsoo hampir selalu meminta izin mantan istrinya itu. Contohnya hari ini ketika ibunya memintanya mengajak anak-anaknya datang ke rumah untuk merayakan Hari Chuseok.

"Minggu depan Chuseok, nak. Kamu akan pulang, kan?" tanya Eomma Do di seberang telpon.

"Iya eomma, aku pulang. Aku sudah kosongkan jadwal selama tiga hari" jawab Kyungsoo.

"Kamu akan mengajak anak-anak juga, kan? Eomma kangen cucu eomma" ujar Eomma Do.

"Aku tanya ibunya anak-anak dulu ya eomma" itu adalah jawaban template yang selalu Kyungsoo ucapkan.

"Jihan-nya sekalian diajak aja ya, Kyungsoo" lanjut Eomma Do.

"Nanti aku tanya dulu ya eomma, enggak janji" jawab Kyungsoo. Pembicaraan mereka pun berakhir, dan Kyungsoo langsung mengecek arlojinya. Pukul dua belas siang, jam istirahat makan siang. Seharusnya Jihan bisa dihubungi.

"Halo, Jihan? Aku telpon nggak apa-apa?" tanya Kyungsoo.

"Nggak apa-apa, aku sedang istirahat. Tapi aku bicara sambil makan, ya. Ada apa?"

"Makanlah. Aku cuma mau minta izin membawa anak-anak ke rumah orang tuaku saat Chuseok minggu depan. Boleh?"

"Boleh" jawab Jihan. Tanpa sadar ia mengangguk, padahal Kyungsoo juga tak akan bisa melihat anggukannya itu.

"Kamu ada acara saat Chuseok nanti?"

"Tidak ada. Libur" jawab Jihan sambil mengunyah nasi.

"Ikut ke rumahku, mau tidak? Tapi kalau kamu merasa nggak nyaman, nggak apa-apa kok" tanya Kyungsoo.

"Hmm... aku mau sih. Tapi memangnya nggak apa-apa aku ikut?" Jihan ragu-ragu.

"Nggak apa-apa! Sebenarnya tadi eomma-ku juga memintaku untuk mengajakmu" jelas Kyungsoo. "Anak-anak juga pasti senang kamu ikut, seperti saat Natal kemarin"

"Baiklah kalau begitu" jawab Jihan mengakhiri obrolan tersebut.

———

Chuseok adalah hari besar dan penting di Korea Selatan. Dulunya Chuseok adalah hari untuk merayakan panen. Sekarang, meski tidak semua rakyatnya bekerja sebagai petani, Chuseok tetap dirayakan. Pada Hari Chuseok, anggota keluarga akan berkumpul untuk berbagi makanan dan melakukan ritual untuk menghormati dan berterima kasih pada leluhur mereka. Setiap tahun, seluruh sekolah, instansi dan perusahaan akan libur selama tiga hari untuk merayakan Hari Chuseok, yaitu sehari sebelum Chuseok, Hari Chuseok, dan sehari setelah Chuseok.

Hari ini adalah sehari sebelum Chuseok. Kyungsoo sudah tiba di rumah Jihan. Pria itu langsung menuju kamar Daehan dan mengemas barang-barang bocah berusia tiga tahun itu. Sementara itu Jihan membantu Soora di kamarnya.

"Ibu duduk saja, Soora bisa sendiri!" ujar Soora tegas. Anak itu tak tega melihat ibunya yang sedang hamil besar mondar-mandir di kamarnya. Kehamilan Jihan sudah hampir memasuki bulan ke sembilan. Bulan depan wanita itu akan melahirkan.

Jihan terkekeh melihat Soora. Ia akhirnya duduk di tepi ranjang. "Ya sudah kalau begitu, ibu duduk. Sekarang ibu tanya, apa saja yang sudah masuk ke tas Soora?"

"Hmm..." Soora membuka tas ranselnya. "Ini ada dua kaus, dua celana panjang, dalaman, dan piyama. Sikat gigi, lotion, dan parfum juga sudah ada" ujar Soora. Jihan pun mendiktekan apa lagi yang harus dibawa Soora, lalu Soora langsung memasukkan barang-barang tersebut ke tasnya. Setelah barang Soora sudah selesai, keduanya memutuskan untuk pergi ke kamar Daehan.

Another Side of Father: dksCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang