Kumpulan cerita pendek tentang keseharian anak-anak Ayah Kyungsoo. Cerita ini masih satu universe dengan universe Father: dks dan tiap chapternya ditulis dengan timeline acak.
Baca Father: dks terlebih dahulu supaya lebih paham cerita disini ya!
#1...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sulung cantiknya ayah Kyungsoo. Matanya bulat besar, senyumnya manis, tawanya renyah, giginya kecil-kecil seperti ibu Jihan. Sejak kecil sudah dihadapkan dengan keluarga yang kurang harmonis, ia bertumbuh tanpa sosok ibu yang menyayanginya. Sejak kecil sudah terbiasa mengalah karena hidupnya dikelilingi orang-orang egois, termasuk ayah dan ibunya sendiri. Sebucin dan sesayang apapun Kyungsoo pada Soora, dia tetap pernah jadi sosok yang egois semasa Soora bayi.
Kalau dibilang Soora kelebihan kasih sayang, tidak juga. Karena tak peduli sebesar apapun sayangnya ayahnya, dia tetap selalu haus kasih sayang ibunya. Soora kekurangan kasih sayang, tetapi kelebihan uang.
Di depan Kyungsoo dia suka meledek, tapi di belakang Kyungsoo dia selalu memuji-muji ayahnya. Ayah Kyungsoo adalah idola dan panutan nomor satu bagi Soora. Tidak ada manusia yang lebih hebat dari ayah Kyungsoo.
Soora anak yang ceria, penyayang, dan lembut hatinya. Sayang sekali pada adiknya. Hobinya menggambar dan mewarnai. Soora anak yang ekspresif dan seringkali menyuarakan perasaannya pada Kyungsoo. Bahkan dia sudah berkali-kali menyuarakan protesnya tentang ayahnya yang tidak tinggal bersamanya dan adiknya. Meski begitu, Soora adalah anak yang pengertian. Dia sudah mengerti kalau orang tuanya memang sudah berpisah. Hanya saja terkadang dia tetap ingin menyuarakan perasaannya, meskipun dia sudah tau jawaban apa yang akan didapatnya dari sang ayah.
Do Daehan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bungsunya ayah Kyungsoo. Meski wajahnya persis ibu Jihan, tapi dia bucin ayah Kyungsoo. Selalu menempeli ayah Kyungsoo. Biasanya dia tantrum jika akan ditinggal Kyungsoo. Bicaranya belum lancar, jadi satu-satunya cara mengekspresikan perasaannya memang dengan menangis. Daehan agak lebih sensitif ketimbang Soora, selain itu juga Daehan lebih sering memendam perasaannya. Untuk ukuran anak seusianya, Daehan termasuk pendiam.
Terkadang Daehan suka terdiam memperhatikan ibunya yang jarang ada di rumah itu. Dia sebetulnya penasaran dengan sosok wanita yang melahirkannya itu, namun karena Jihan sendiri jarang di rumah dan jarang berinteraksi dengannya, Daehan pun jadi lebih memilih untuk mengamati dari jauh saja ketimbang mencoba mendekati ibunya.
Kalau Soora dinamai oleh ayah Kyungsoo, kalau Daehan dinamai oleh ibu Jihan. Namanya diambil dari nama negara Korea Selatan yaitu 'Daehanminguk'.
Daehan suka sekali susu melon, sama seperti ibu Jihan tapi anak-anak sebetulnya tidak tau juga kalau ibu mereka suka susu melon. Daehan juga suka gummy bear dan ayam goreng. Hal yang paling dibenci Daehan adalah perpisahan.