63; injured

58 5 36
                                        

November 2013.


Kyungsoo sedang di Hongkong untuk menghadiri MAMA bersama EXO. Ia hadir untuk tampil dan menerima penghargaan. Di rumahnya, Jihan duduk di depan televisi menonton siaran MAMA sambil memakan keripik.

Tibalah saatnya Kyungsoo menampilkan lagu Growl. Mata Jihan langsung terfokus pada kekasihnya itu. Ia tak mempedulikan yang lainnya, matanya hanya terkunci pada Kyungsoo, mengikuti segala gerak Kyungsoo. Namun setelah beberapa saat, Jihan menyadari ada yang salah dengan Kyungsoo. Ada yang janggal dari gerakannya, terutama kakinya. Tentunya Jihan tak bisa tidak khawatir melihat itu. Ia segera membuka ponselnya dan mengirimkan pesan pada Kyungsoo.

'Kyungsoo, kamu tidak apa-apa? Kakimu kenapa? Kamu baik-baik saja kan?'

Namun, tak ada balasan dari Kyungsoo. Jihan makin tak tenang kala melihat selanjutnya tak ada Kyungsoo di kursinya, hanya ada anggota lain. Tak ada yang bisa Jihan lakukan selain menanti kabar dari Kyungsoo dengan gelisah.

———

Saat sedang menampilkan Growl, Kyungsoo terjatuh dari meja. Cukup kencang hingga kakinya terkilir. Sialnya, ia jatuh di awal penampilan. Karena ini acara award, penampilan mereka bukan sekedar penampilan biasa berdurasi tiga menit. Penampilan kali ini berdurasi tiga belas menit, dan Kyungsoo sudah cedera di awal penampilan. Kyungsoo harus menahan rasa sakit itu selama tiga belas menit.

Rasa sakitnya luar biasa, kalian tak akan bisa bayangkan. Namun Kyungsoo tak bisa pergi begitu saja. Dia harus professional, dia harus tuntaskan penampilannya. Jadi, sambil menahan rasa sakit di kakinya, Kyungsoo tetap bernyanyi dan menari meski rasanya seperti akan pingsan. Ekspresinya tetap terkontrol, orang-orang tak akan sadar pria itu tengah kesakitan. Namun sesekali, ia akan menunduk dan meringis kesakitan.

Selesai performance, Kyungsoo langsung berlari menyeret kakinya menuju backstage. "Tolong... sepertinya kakiku terkilir" pintanya sambil meringis kesakitan. Para staff yang ada disana pun segera membawanya ke rumah sakit.

Selagi Kyungsoo menjalani pemeriksaan di rumah sakit, ponselnya disimpan oleh manajernya dalam mode silent. Dia hanya bisa memejamkan matanya, menahan rasa sakit selagi dokter dan para perawat mengobati kakinya. Sementara itu, di Korea, Jihan sudah mengetahui kabar cedera Kyungsoo. Gadis itu terus menelpon Kyungsoo berkali-kali meski tak ada jawaban dari Kyungsoo. Jihan jadi makin gelisah.

Bahkan setelah Kyungsoo akhirnya sudah cukup tenang setelah ia menelan obat pereda rasa sakit, Kyungsoo tak mengecek ponselnya sama sekali. Ia memilih untuk langsung tidur. Padahal, ada ratusan panggilan tak terjawab dari orang tuanya dan Jihan. Ada Eomma Do, Appa Do dan Jihan yang menunggu kabarnya dengan gelisah di Korea sana.

Jihan hanya bisa menangis dalam diam di kamarnya. Bantalnya sudah basah oleh air matanya. Perasaannya tak tenang karena kekasihnya itu tak mengangkat telpon sama sekali.

Apa keadaannya separah itu sampai tak bisa mengangkat telpon? Jihan hanya bisa membatin.

Hingga akhirnya, tanpa sadar, Jihan tertidur karena kelelahan menangis.

———

Pagi ini, Kyungsoo kembali ke Korea. Ia muncul di Bandara Internasional Hongkong memakai kruk. Di hadapan para fans dan wartawan yang hadir di bandara, ia tersenyum ceria, seolah cederanya bukan apa-apa. Jihan yang memantau kabarnya melalui media sosial menjadi kesal melihat kekasihnya itu tersenyum lebar.

 Jihan yang memantau kabarnya melalui media sosial menjadi kesal melihat kekasihnya itu tersenyum lebar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Another Side of Father: dksCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang