Bab 30

767 101 14
                                        

Happy reading

Jungkook memandang ponselnya sendu. Biasanya di pagi hari seperti ini, Jin selalu menyapa lewat telepon. Ini hari ketiga semenjak dia terakhir bertemu dengan Jin. Tidak ada kabar dari Jin sejak hari itu. Dia sudah beberapa kali mencoba menghubungi Jin terlebih dahulu tapi ponselnya selalu tidak aktif.

Banyak pertanyaan yang muncul di otak Jungkook. Apa Jin sedang mengerjainya karena besok ulang tahun Jin? Atau Jin sedang marah padanya? Atau yang lebih parah, Jin sudah bosan dengannya?

Jungkook sudah beberapa kali meminta tolong Taehyung untuk bertanya tentang Jin ke Yoongi. Tapi jawaban Yoongi selalu sama. Jin sedang sibuk bekerja.

Bahkan kemarin di hari sabtu yang harusnya pekerja libur, jawaban Yoongi tetap sama. Jin sedang keluar kota mengurus pekerjaan di sana.

Jungkook sedang melamun di atas ranjang saat terdengar suara pintu diketuk. Jungkook sudah tersenyum bahagia berharap yang datang adalah Jin tapi saat membuka pintu, yang datang ternyata bukan Jin tapi Jimin, membuat senyumnya memudar.

"Kenapa kau seperti tidak senang dengan kedatanganku?" Tanya Jimin karena melihat raut wajah Jungkook yang terlihat muram.

Jungkook melengos. Dia berjalan ke arah ranjang tanpa menghiraukan Jimin yang berjalan di belakang mengikutinya.

"Kau benar-benar tidak suka dengan kedatanganku?" Jimin kembali bertanya karena Jungkook tidak meresponnya sama sekali.

Jungkook duduk di atas ranjang dengan kepala tertunduk membuat Jimin sedikit khawatir. Jimin duduk di samping Jungkook dan mengelus punggungnya.

"Kau kenapa JK? Kenapa lesu sekali di hari minggu seperti ini?"

"Aku tidak apa-apa. Hyung tumben hari minggu pagi kemari? Tidak kencan dengan Yoongi hyung?"

"Tidak. Yoongi hyung sedang tidak bisa diajak kencan."

"Kalian bertengkar?"

"Tidak."

"Terus kenapa kau pagi-pagi kesini? Biasanya juga kalau kesini minggu sore setelah kencan."

"Aku suntuk di mes sendirian. Eunwo pulang ke rumah dari jumat malam. Lalu yang lain juga pulang ke rumah orangtua mereka masing-masing. Aku sudah mencoba bertahan di mes dari sabtu pagi sampai sabtu malam tapi rasanya membosankan. Jadi aku putuskan kesini pagi-pagi."

"Tumben akhir pekanmu tidak ada Yoongi hyung di dalamnya? Kalian pasti sedang bertengkar kan?" Tanya Jungkook curiga. Karena tidak seperti biasanya Jimin melewati akhir pekan tanpa Yoongi.

"Yoongi hyung sedang menjaga Jin-ssi di rumah sakit."

"Apa?" Jungkook kaget dengan perkataan Jimin.

"Jin-ssi kecelakaan pada jumat pagi. Memangnya Tae tidak memberitahumu?"

"Jin hyung kecelakaan? Kau tahu darimana?!"

"Ada apa denganmu? Kenapa kaget begitu?" Tanya Jimin, heran dengan reaksi Jungkook.

"Aku bertanya padamu, kenapa kau malah balik bertanya?!" Suara Jungkook meninggi karena kesal Jimin tidak segera menjawab pertanyaannya.

"Relaks bro. Kenapa kau jadi marah hah?!" Jimin ikut tersulut emosinya.

"Kumohon hyung, jawab pertanyaanku. Kau tidak bercanda kan dengan bilang kalau Jin hyung kecelakaan?" Raut muka Jungkook berubah pucat saat bertanya.

"Okey aku jawab. Aku tahu dari Yoongi hyung kalau Jin-ssi kecelakaan di hari jumat pagi dan sekarang masih di rawat di rumah sakit. Itulah kenapa aku tidak berkencan dengan Yoongi hyung pekan ini."

Love is YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang