Happy reading
🔞
Jin mencium Jungkook seperti tidak ada hari esok. Mereka baru masuk ke kamar setelah waktu menunjukkan pukul 2 dini hari. Para tamu undangan satu persatu masuk ke kamar hotel yang telah dipesan untuk mereka menginap. Tapi karena Yoongi dan yang lainnya, alih-alih masuk ke kamar, Jin malah urung membawa Jungkook masuk ke kamar.
Mereka menghabiskan waktu di aula hotel. Karaoke dan juga minum-minum. Jin yang sengaja tidak ingin mabuk, hanya sesekali ikut minum. Jin tidak ingin melewatkan malam pertamanya dengan Jungkook hanya karena mereka mabuk. Malam ini sudah ditunggu oleh Jin hampir 3 tahun lamanya. Mereka memang sudah tinggal bersama sejak Jungkook lulus kuliah. Tapi Jin berkomitmen untuk melakukan malam pertama dengan Jungkook saat mereka sudah menikah.
Jin mencium Jungkook begitu pintu kamar hotel tertutup. Mereka saling melucuti pakaian masing-masing sampai mereka telanjang. Jin lalu melumat bibir Jungkook. Memainkan lidahnya di dalam mulut Jungkook dan mengabsen giginya satu persatu.
Jungkook tidak tinggal diam. Dia ikut melumat bibir Jin dengan begitu bernafsu. Dia bahkan memainkan tangannya di salah satu puting Jin. Membuat Jin menggelinjang karena nikmat.
"Kita.. mandi dulu?" Jin mengatakannya sambil mengatur nafas. Ciuman mereka yang begitu panas membuat nafas mereka hampir habis. Jungkook bahkan sekarang sudah bisa mengatur nafasnya agar bisa berciuman dengan Jin lebih lama lagi. Tidak seperti dulu saat dia baru merasakan ciuman Jin. Jungkook pelan-pelan belajar agar bisa mengimbangi Jin dan mereka bisa saling lebih memuaskan.
Jin menggandeng tangan Jungkook menuju kamar mandi. Menyalakan shower dan menepatkan dirinya bersandar di dinding di bawah shower dengan Jungkook yang dipeluk dan kembali diciumnya.
Jungkook memasukkan lidah ke mulut Jin. Mereka berperang lidah dengan tangan saling meraba tubuh lawan. Jin meraba pantat Jungkook dan kemudian naik mengelus punggungnya. Satu tangannya masih menekan punggung Jungkook agar lebih menempel padanya. Sedangkan satu tangannya lagi berpindah posisi menjadi di tengah-tengah tubuhnya dan Jungkook.
Jin dengan perlahan menurunkan sentuhannya menuju penis Jungkook yang sudah setengah menegang. Dia menggenggam penis Jungkook dengan ibu jarinya mengelus puncak penis Jungkook. Menusuk lubang kencingnya yang sensitif dengan ibu jarinya.
"Aahh.. yeobo.. aapa yang kau.. lakukan.. oohhh..." Jungkook mendesah. Meracau tidak jelas karena Jin tidak hanya memainkan penisnya tapi juga mengelus salah satu putingnya.
Jin merubah posisi. Dia menempatkan Jungkook untuk bersandar di dinding sementara dia berdiri di depannya. Jungkook yang hanya bisa memeluk pundak Jin, melihat apa yang akan dilakukan Jin selanjutnya.
Jin perlahan menurunkan tubuhnya di hadapan Jungkook. Bertumpu menggunakan lututnya agar wajahnya sejajar dengan penis Jungkook.
Jin menggenggam penis Jungkook dengan lembut lalu menjilat ujung penis Jungkook dengan lidahnya yang hangat. Jin lalu menjilat seluruh bagian penis Jungkook seperti menjilati es krim. Dia terus melakukannya hingga jilatannya sampai di kedua bola Jungkook.
Jin mengulum salah satu bola Jungkook, membuat siempunya menggelinjang dengan hebat.
"Yeobo.. aahh.. geli.." Mendengar desahan Jungkook membuat Jin lebih bersemangat untuk melanjutkan aksinya. Jin memasukkan penis Jungkook ke mulutnya dan mendorongnya maju mundur. Keluar masuk mulut Jin. Satu tangan Jin bekerja memainkan kedua bola Jungkokk.
"Oohhh.. ah ah ah.. yeobo.. elus putingku.." Jungkook meraih satu tangan Jin yang bebas dan membawanya ke putingnya yang sudah mencuat. Jin dengan senang hati mencubiti puting Jungkook. Membuat Jungkook lebih mendesah hebat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love is You
RomanceJin dilema, antara mempertahankan hubungan yang sedang dijalani atau mengejar seseorang yang perlahan masuk dan menetap dihatinya. Book pertama cerita JinKook #jinkook #topjin #bottomkook
