Happy reading
Jin melangkahkan kaki menuju pintu rumah orang tuanya. Setelah berdiskusi dengan Jungkook beberapa hari yang lalu, Jin memutuskan akan menemui Ae Ri sesuai permintaan Jungkook. Ada debar karena takut dan juga rindu ke ibunya. Dulu saat Jin tinggal bersama Yoongi, pasti Jin menyempatkan waktunya paling tidak tiga hari sekali untuk menemui Ae Ri atau bahkan menginap karena permintaannya.
Semenjak perdebatannya dengan Ae Ri, Jin belum pernah sekalipun pulang ke rumah. Dia tidak ingin jika dia bertemu Ae Ri hanya akan membuat mereka kembali berdebat.
Jungkook tidak ingin karena hubungan mereka membuat hubungan Jin dan Ae Ri malah menjauh. Jungkook tidak ingin disalahartikan merebut Jin dari ibunya. Maka dari itu, Jin menuruti permintaan Jungkook.
Jin masuk ke dalam rumah dan dia melihat ibu dan ayahnya sedang duduk di taman belakang. Kemungkinan Yeonjun pergi kencan karena ini adalah akhir pekan.
"Eomma.. appa.." Suara Jin membuat Ae Ri dan Beom Seok terkejut. Mereka secara spontan membalikkan tubuh dan memandang ke arah Jin.
"Anakku, kamu pulang? Sini nak duduk." Beom Seok meraih tangan Jin dan memintanya duduk di kursi kosong di depannya.
"Bagaimana kabarmu?" Beom Seok bertanya dengan bibir yang tersenyum. Berbanding terbalik dengan Ae Ri yang tidak mau memandang Jin dan mengalihkan pandangannya.
"Aku baik appa. Bagaimana kabar kalian?"
"Appa baik..."
"Masih ingat kalau masih punya orang tua?" Perkataan Beom Seok terpotong oleh ucapan sinis Ae Ri yang menyinggung Jin.
"Yeobo." Tegur Beom Seok karena tidak suka dengan sikap Ae Ri.
"Kenapa? Salah kalau aku bicara seperti itu?" Ae Ri memandang Beom Seok dengan tatapan tajam karena tidak suka ditegur.
"Appa, biar aku yang bicara." Jin menginterupsi Beom Seok yang sepertinya marah dengan sikap Ae Ri.
"Maafkan aku eomma. Mungkin eomma masih marah.."
"Menurutmu?" Ae Ri memotong ucapan Jin, membuat Beom Seok kembali memandangnya tidak suka tapi Ae Ri tidak memedulikannya.
"Ya, eomma masih marah. Aku maklum jika eomma marah padaku karena aku secara tidak langsung sudah membangkangmu. Tapi itu aku lakukan karena aku ingin mempertahankan apa yang aku cintai..."
"Jadi maksudmu, kamu tidak sayang sama eomma?" Ada pandangan terluka di raut muka Ae Ri saat mengatakannya.
"Aku menyayangimu..."
"Tapi kamu lebih mencintainya!" Ae Ri kembali memotong ucapan Jin dengan suara yang meninggi.
"Cukup!" Beom Seok berkata dengan nada yang meninggi karena marah dengan Ae Ri yang terus menerus memotong perkataan Jin.
"Yeobo, bisakah kamu dengar dulu penjelasan Jin? Jangan terus memotong ucapannya." Beom Seok memelankan kembali suaranya karena melihat raut muka Ae Ri yang sendu.
"Appa, bisakah appa tinggalkan kami?"
"Tidak Jin. Appa akan tetap di sini mendengarkan pembicaraan kalian."
Jin menghela nafasnya. Dia memang butuh Beom Seok untuk menengahi mereka, karena Ae Ri sepertinya akan terus meledak-ledak saat menghadapi Jin. Tapi dia tidak suka melihat ayah dan ibunya bertengkar di hadapannya.
"Eomma.. aku menyayangimu. Seperti yang pernah aku katakan, jika aku diminta memilih antara eomma dan Jungkook, aku akan memilih eomma. Tapi aku tidak bisa meninggalkan Jungkook. Kalian ada di hatiku dengan porsi masing-masing. Aku mencintai Jungkook mungkin bagi eomma itu adalah kesalahan. Aku juga sempat berpikir seperti itu. Tapi setelah dua tahun mencintainya dalam diam, aku sadar kalau cintaku ke Jungkook bukanlah sebuah kesalahan. Aku tulus mencintainya eomma. Kami saling mencintai. Sama seperti eomma dan appa yang saling mencintai." Jin memandang Ae Ri dengan mata berkaca-kaca. Sebisa mungkin dia tidak ingin menangis di hadapan orang tuanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love is You
RomanceJin dilema, antara mempertahankan hubungan yang sedang dijalani atau mengejar seseorang yang perlahan masuk dan menetap dihatinya. Book pertama cerita JinKook #jinkook #topjin #bottomkook
