Bab 45

674 99 13
                                        

Flashback di rumah orangtua Jin

"Eonni akan berapa lama di Seoul?" Ae Ri bertanya setelah mereka berdua duduk di ruang tengah.

"Terserah Seong oppa. Aku hanya ikut saja."

"Dimana Seong oppa? Kenapa dia tidak ikut kesini?"

"Dia ada urusan."

"Sayang sekali. Padahal kita sudah lama tidak bertemu. Akan sangat menyenangkan jika kita bisa berkumpul seperti dulu."

"Nanti sebelum pulang ke Daegu, aku usahakan mampir lagi sama oppa."

"Senang mendengarnya. Eonni mau minum apa?" Tanya Ae Ri sambil berdiri dari duduknya.

"Teh yang seperti biasanya kamu buat untukku. Adakah?" Eun Hye ikut berdiri.

"Ada." Ae Ri dan Eun Hye berjalan beriringan ke arah dapur.

Ae Ri berhenti di dapur untuk membuat teh, sementara Eun Hye terus berjalan menuju taman belakang.

Selang beberapa lama, Ae Ri datang sambil membawa dua cangkir berisi minuman yang sama. "Silahkan diminum." Ae Ri meletakkan satu cangkir berisi teh ke atas meja di depan Eun Hye dan satu lagi di hadapannya. Eun Hye meraih cangkir tehnya dan meminumnya seteguk.

"Waahh.. rasanya masih sama dengan dulu." Ae Ri tersenyum karena merasa senang Eun Hye masih mengingat rasa minumannya.

"Eonni bisa saja."

"Apa kamu tidak kesepian jika siang seperti sekarang?" Eun Hye bertanya karena di rumah ini hanya ada Ae Ri jika siang.

"Mau bagaimana lagi, Jin kerja, Jun kuliah dan Seok oppa kerja. Mau tidak mau aku harus mau sendirian di rumah kalau siang." Ae Ri tersenyum dan kemudian menyeruput teh miliknya.

"Resiko punya anak sudah dewasa. Tapi kamu masih mending karena anak-anakmu ada di dekatmu, sedangkan aku di Daegu tapi Yoongi dan Tae ada di Seoul. Aku berterima kasih padamu karena kamu sudah mau aku repotkan dengan ikut menjaga anak-anakku di sini." Eun Hye menyentuh punggung tangan Ae Ri dan mengelusnya.

"Mereka sudah seperti anakku sendiri karena kita keluarga. Eonni tidak perlu merasa sungkan."

Eun Hye dan Ae Ri bercerita apapun yang bisa mereka ceritakan selama tidak bertemu. Sampai mereka lupa waktu dan jam menujukkan pukul 10 siang.

"Eonni makan siang di sini ya? Nanti aku telepon Seok oppa agar pulang pas jam istirahat. Kita makan siang sama-sama."

"Bolehlah. Aku juga tidak ada rencana makan siang dengan yang lain."

"Aku ke dapur dulu ya eonni."

"Ae Ri.. bagaimana kalau kita masak bersama-sama?" Ae Ri menganggukkan kepala tanda setuju dan mereka berjalan ke arah dapur.

Disela-sela memasak, mereka melanjutkan obrolan.

"Ku dengar Jin sudah punya kekasih?" Tanya Eun Hye sambil menyiapkan bahan-bahan masakan.

"Begitulah." Jawab Ae Ri.

Eun Hye mengalihkan perhatiannya dari bahan-bahan makanan ke Ae Ri.

"Kenapa responmu seperti itu Ae Ri? Apa ada masalah dengan kekasih Jin?"

Ae Ri meletakkan pisau yang sedang dia gunakan untuk memotong sayuran dan mengalihkan tatapan ke Eun Hye. Mereka saling memandang.

"Kekasih Jin seorang laki-laki." Kata Ae Ri sambil memandang Eun Hye.

"Lalu apa masalahnya? Kekasih Yoongi juga seorang laki-laki. Kamu tahu itukan?" Tanya Eun Hye dengan alis berkerut.

"Mungkin eonni tidak masalah jika Yoongi memiliki kekasih laki-laki. Tapi aku belum bisa menerima jika Jin juga seperti itu."

Love is YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang