Selamat membaca
Jin menghela nafas kasar saat pandangan mereka bertemu. "Tapi kamu baru sembuh sayang. Aku tidak mau karena keegoisanku membuatmu sakit lagi." Jin mematikan air shower dan mencium kening Jungkook.
Jungkook tersenyum ke arah Jin. Sebenarnya kondisi tubuh Jungkook memang belum sembuh benar. Badannya sempat panas tadi pagi saat Jin sudah pergi untuk bekerja. Jungkook bahkan hampir tidak masuk kelas karena demamnya membuat Jungkook sakit kepala. Mungkin karena 'permainan' mereka di bawah shower membuat suhu tubuhnya kembali naik. Jungkook tidak mengatakan apa-apa ke Jin karena takut kekasihnya akan khawatir.
"Jadi kita tunda lagi?" Tanya Jungkook sambil mengelus pipi Jin. Sebenarnya Jungkook juga menginginkannya saat itu juga. Tapi resiko badannya sakit lagi, kemungkinan akan membuat Jin menyalahkan dirinya sendiri nanti.
"Iya.. kita tunda bagian utamanya. Tapi aku tetap menginginkan menu pembuka darimu." Jungkook terkekeh mendengar kata-kata Jin. Mereka kembali berciuman dengan panas. Melanjutkan permainan sampai puas dan diakhiri mandi bersama. Jungkook tidak akan mengira jika 'permainan' mereka kali ini pun akan membuatnya kembali sakit.
.
.
"Jimin akan menginap?" Tanya Eun Hye sambil memandang Jimin yang duduk di sebelah Yoongi. Mereka sedang makan malam.
"Sepertinya tidak eommonim. Aku harus kembali ke mes."
"Apa karena ada aku disini jadi hyung tidak menginap?" Taehyung yang sedang melahap makanannya menimpali percakapan Eun Hye dan Jimin.
"Tidak Tae. Kau memang seharusnya ada disini. Lagipula aku tidak yakin jika kita harus tidur bertiga di ranjang Yoongi hyung." Kata Jimin, melirik Yoongi yang hanya tersenyum simpul di sebelahnya.
"Kenapa tidak yakin? Ranjang itu luas. Bahkan 4 orang bisa tidur disana." Perkataan Taehyung membuahkan tawa dari 4 orang lainnya di meja makan.
"Kau benar Tae. Tapi akan lebih baik jika Jimin kembali ke mes." Oh Seong berkata sambil melirik Yoongi dan Jimin yang terdiam menahan senyum.
"Terserah kalian deh. Eommonim dan aboeji jadi besok kembali ke Daegu?" Taehyung bertanya sambil memandang bergantian Eun Hye dan Oh Seong.
"Iya, appa tidak bisa lama-lama meninggalkan pekerjaan appa di Daegu." Jawab Oh Seong.
"Kami akan berusaha sering-sering kemari menjengukmu." Kata Eun Hye sambil mengelus tangan Taehyung yang duduk di sampingnya.
"Hanya Tae yang akan kalian jenguk?" Yoongi berkata sebelum menyuap makanan ke mulutnya dan memandang ibunya.
"Kamu sudah dewasa. Seharusnya kamu yang sering pulang ke Daegu dan menjenguk kami." Eun Hye mencibir perkataan Yoongi.
"Aku juga sibuk bekerja eomma. Bahkan jadwalku padat setiap harinya."
"Setidaknya kalian bisa pulang ke Daegu sebulan sekali. Kasihanilah orangtua ini." Eun Hye memasang wajah memelas yang membuat Yoongi hanya bisa tersenyum simpul.
.
.
Jumat malam tiba. Jin menggenggam tangan Jungkook yang dingin melangkah masuk ke dalam rumah yang lama tidak dia datangi.
Sesuai undangan Ae Ri, Jin dan Jungkook datang sebelum makan malam. Jungkook menenteng kotak berisi kue kesukaan Ae Ri. Kue itu mereka beli saat di perjalanan.
Jungkook hampir tidak jadi datang karena kondisi tubuhnya. Jungkook sakit setelah malam panjang mereka. Jin awalnya ingin membawa Jungkook ke rumah sakit tapi karena Jungkook menolak, akhirnya dia hanya istirahat di kamar asrama dengan minum obat dari klinik kampus.
Sesuai dugaan Jungkook, Jin menyesali 'permainan' mereka karena membuat kondisi Jungkook kembali menurun. Jin berjanji akan menjaga Jungkook lebih baik lagi di masa depan dan akan belajar mengendalikan nafsunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love is You
RomansaJin dilema, antara mempertahankan hubungan yang sedang dijalani atau mengejar seseorang yang perlahan masuk dan menetap dihatinya. Book pertama cerita JinKook #jinkook #topjin #bottomkook
