44

334 34 21
                                        

Halo halo guysss masih adakah yang rindu sama cerita ini, tapi kayaknya udah gak ada ya. Wkwkwk

Aku udah janji bakal nyelesaiin ini cerita dan hari ini aku tebus.

Chapter terakhir, silahkan dibaca. Jangan lupa kasih reaksi like and komen.

PSYCHOPATH

~?~

Lima bulan terlewati dengan suka duka yang masih membekas. Tong meletakan bunga di depan bangunan kecil tak lupa menyentuh tulisan dua nama disana dengan tetesan air mata yang tak pernah berhenti mengalir. Saat ini hatinya merasakan sakit yang besar. Rasa penyesalan itu terus menghantuinya.

Usapan lembut pada punggungnya membuat Tong menoleh kearah sampingnya. Build tersenyum lembut dan terus menyalurkan rasa duka pada Tong. Tangis keduanya pecah disana. Pelukan keduanya saling menguatkan untuk tetap bertahan hidup. Apo melihat pemandangan itu dari kejauhan dengan kesedihan yang mendalam. Sebenarnya ia sangat bersyukur semua yang bersalah telah menerima hukumannya, walau harus melihat hancurnya hati sang sahabat yang telah ia anggap sebagai saudara sendiri. Juga ayahnya yang harus mendekam di jeruji besi akibat tindakannya sendiri. Setidaknya ia masih bisa melihat sang ayah yang setiap kali di jenguk akan memberikan senyuman ceria.

Semuanya telah usai, cerita si kembar yang membalas dendam atas hancurnya keluarga mereka telah selesai. Penpetch, sang jendral yang ternyata terlibat dalam insiden itu telah mendapatkan ganjaranya. Ia di jatuhi hukuman penjara seumur hidup. Walau sebenarnya itu tidak cukup untuk menebus kesalahanya. Suasana kota Bangkok telah kondusif kembali. Semua masyarakat sudah tidak ada kekhawatiran lagi dalam diri akan psikopat yang meresahkan.

Barcode telah pulih dan sudah bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya. Bahkan terang-terangan berani bermesraan bersama Nannakun didepan Apo. Yah, itulah Barcode adiknya yang bandel.

Keluarga Sumettikul dinyatakan tidak ada sangkut pautnya dalam masalah balas dendam si kembar sehingga keluarga itu terbebas dari tuduhan apapun.

"Sudah lima bulan berlalu tapi kesedihan itu masih ada kita rasakan. Apa mereka tidak diperbolehkan mendapatkan kebahagiaan Phi?"

Mile yang berdiri disamping Apo hanya menghela nafas pelan. Ia juga kasian sebenarnya kepada Build juga Tong. Tapi mau bagaimana lagi, takdir telah menghendaki dengan perpisahan itu yang harus mereka terima.

"Kebahagiaan itu pasti akan datang hanya saja kapannya kita tidak tahu. Rasa sakit ditinggalkan itu tidak bisa diutarakan apalagi di tinggalkan dengan cara yang menyakitkan." Mile terus saja memperhatikan keduanya.

Flashback on
Suara kaki berlari tergesa bercampur dengan roda bangkar terdengar besautan dalam rumah sakit. Orang-orang yang menghalangi jalan cepat-cepat menyisih memberikan jalan untuk mereka yang tergesa-gesa.

Unit gawat darurat terlihat sangat sibuk dengan banyak perawat dan dokter, untuk menangani dua pasien yang barusan tiba bersama beberapa polisi. Genggaman tangan itu terlepas setelah pintu UGD tertutup.

Build bersandar pada pintu itu untuk melihat kedalam. Ia melihat para dokter dan perawat memberikan pertolongan pada Bible dan Vegas didalam sana yang telah tak sadarkan diri. Semua tim medis berusaha keras untuk menyelamatkan kedunya.

Vegas, setelah terjatuh dari ketinggian gedung itu ia masih memiliki kehidupan yang entah itu bisa di katakan keajaiban atau bukan. Walau nafas pemuda itu telah berada di ujung. Sedangkan Bible entah bagaimana pemuda itu tiba-tiba saja jantungnya berhenti berdetak.

PSYCHOPATH (BIBLEBUILD)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang