Question of the day: sneakers atau heels?
Vote, komen, share cerita ini, dan follow akun WP, TT dadodados + IG & X akudadodado. Thank you :)🌟
Karenina terlalu mengenalku untuk aku tipu. Aku mengintip sekali lagi untuk memastikan Eyang tidak mendengar percakapan ini. "Gue tadi sudah hubungin Beau, dia bilang Benjo sudah pulang dua jam yang lalu."
"Bukan pulang kali, tapi rapat di luar kantor sama orang lagi. Suami lo kan super sibuk. Banyak dicaci sama netizen pula."
"Gue tinggalin pesan kali, ya? Bilang kalau Eyang dirawat, tapi gue nggak kasih tahu dulu karena apa."
"Iya. Mending begitu, sih. Takut dia nyetir sendiri malam-malam. Gue juga lebih milih lo di sini, Le. Tungguin Benjo, dibanding pulang sendiri. Lo siang tadi aja hampir pingsan. Lo nggak mau cek sekalian? Mumpung lagi di rumah sakit. Gue takut lo kenapa-kenapa kayak Eyang." Karenina melirik Eyang, ketakutan mewarnai wajahnya semenjak siang. Aku yakin ekspresiku adalah cerminan sempurna dari Karenina.
"Gue capek doang. Lo kan ikutin jadwal gue juga. Lo juga mau tepar."
"Tidur aja. Ntar gue bangunin kalau Benjo hubungin atau kalau dia ke sini."
Begitu kepalaku menyentuh Bantal, kesadaranku terbawa oleh kantuk yang tidak aku tahu aku rasakan sejak tadi. Aku terbangun saat perutku terasa nyeri, tetapi aku mengabaikannya dan yang pertama aku cek adalah ponsel. Nihil. Tidak ada pesan masuk dari Benjamin, atau panggilan darinya. Ruang rawat inap Eyang pun masih berisikan aku dan Karenina yang masih terlelap. Ini masih pukul empat pagi.
Eyang sudah terbangun dan terbatuk. Aku buru-buru menuangkan minuman yang hanya sedikit memasuki tenggorokan beliau. "Benjo tidak datang?"
Aku tidak tahu harus memberikan jawaban apa. Aku tidak bisa menjanjikan apa pun saat Benjamin juga tidak membalas pesanku.
"Biarin saja. Dia sibuk. Kamu pulang dan istirahat. Di sini mana bisa. Ajak Kare pulang."
"Nggak mau. Ntar Eyang di sini sama siapa?"
"Kamu pucat banget, Lele. Kayak mayat hidup. Kamu di sini kalau pingsan juga ngerepotin saya." Eyang lalu menunjuk pada ponselnya yang tidak berhenti berbunyi, "Tolong ponsel saya."
Aku memberikan ponsel Eyang dan duduk di kursi sebelah ranjang rumah sakit. Intensitas nyeriku bertambah sering, meski timbul tenggelam. Ponsel di tanganku tidak juga bergetar, mau aku meliriknya sesering mungkin.
Decakan Eyang mencuri perhatianku dari ponsel. "Kenapa, Eyang?"
"Suamimu," jawaban singkat Eyang memantik jantungku berdetak lebih cepat.
"Benjamin? Kenapa?" Aku mengambil ponsel di tangan Eyang, melupakan sopan santun karena jantung dan otakku tidak bisa diajak kompromi. Pikiran buruk sudah berseliweran; kecelakaan adalah yang paling banyak aku pikirkan semenjak semalam.
Di layar ponsel Eyang, aku melihat postur tubuh yang aku hafal di luar kepala. Berjalan bersisian dengan perempuan berambut panjang keluar dari gedung. Tidak ada yang salah dengan foto itu, meskipun aku tidak menyukai Kimmy, yang berjalan di samping Benjamin, tetapi headline beritanya menyadarkanku dari mana mereka baru saja keluar.
Benjo dan Kimmy dari Klinik Bersalin?
Judulnya memang kalimat pertanyaan yang terkesan polos, tapi apa yang tidak dituliskan dari judul sudah terangkai di kepalaku.
Pikiran positifku terkikis melihat foto lain yang juga ditampilkan di kanal gosip itu. Tanggalnya dari sebelum pernikahan, hingga setelah pernikahan kami. Dan foto yang kemarin adalah yang terbaru. Aku melihat tanggal di salah satu foto, lalu mengecek chatku dan Karenina untuk memastikan sesuatu. Itu adalah tanggal di mana Benjamin mengatakan kalau dia akan pulang malam dan tidak bisa membantu di dapur umum, sehingga Beau yang melakukannya. Mataku tidak berhenti di satu foto, mengecek tanggalnya lagi, lalu ponselku. Begitu terus. Entah apa yang aku cari dari hal ini, tapi merasa aku perlu melakukannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
How This Story Ends [FIN]
RomanceTAMAT & PART LENGKAP May contain some mature convos and scenes. Leah memerlukan uang agar cita-citanya tercapai. Benjamin memerlukan istri untuk memuaskan sponsor agar karier politiknya semakin lancar. Mereka setuju untuk membantu satu sama lain. Sa...
![How This Story Ends [FIN]](https://img.wattpad.com/cover/342868945-64-k890247.jpg)