Question of the day: FL lebih tua atau lebih muda?
Vote, komen, share cerita ini, dan follow akun WP, TT dadodados + IG & X akudadodado. Thank you :)
🌟
Aku seharusnya belajar dari pengalaman bahwa mempercayai politikus seperti Benjamin sama dengan membodohi diri sendiri. Dia benar-benar membawa kalimat "tong kosong nyaring bunyinya" ke level yang lebih tinggi dari kebanyakan orang. Ucapannya sama sekali tidak dapat dipegang. Entah dia yang harus aku salahkan, atau diriku sendiri yang bisa-bisanya tertipu ke sekian kalinya.
Pernikahan sederhana? Sederhana matamu.
Dekornya memang sederhana, tidak mewah, tidak berlebihan seperti kemauanku. Tidak ada bunga yang aromanya membuatku pusing tujuh keliling atau pun warna lain selain putih. Tapi dari jumlah makanan yang tidak berhenti datang atau ragam makanan yang ada di sana, aku tidak berani menghitung berapa biaya untuk kateringnya saja.
Atau dari foto dan videografer yang bikin Karenina memekik saat melihatnya datang pagi tadi untuk memotretku sewaktu dirias. Setelah dia hampir pingsan ketika melihat MUA-nya. Sahabatku tidak berhenti histeris sejak pagi. Konon, dia sudah mengikuti si MUA sejak lama dan mengagumi hasilnya.
Tidak berbeda dengan Debora yang juga berteriak kegirangan lalu mengambil foto dan video untuk di-post di media sosialnya.
Pernikahan ini mengundang banyak orang dengan 95% tamu undangan dari sisi Benjamin. Tidak ada satu pun yang aku kenal, tetapi wajahnya familier karena sering ada di televisi. Tidak sedikit juga artis ternama yang datang, bahkan ada yang menyanyi saat kami memasuki taman yang sudah disulap menjadi tempat pernikahan dengan tema rustik. Saat aku bilang banyak, aku sudah berhenti menghitung ketika orang ke lima ratus menyalami kami. Aku curiga dia membuat jadwal siapa yang datang di jam berapa agar tempat ini tidak terlalu penuh.
Aku tidak bisa protes karena sudah terlanjur basah, lagian aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Merengut hanya akan membuat fotoku nanti berakhir menjadi mimpi burukku sendiri.
"Lo gimana habis ini, Le?" Karenina membantu melepaskan rambutku yang menempel satu sama lain. Hasil dari hairspray dan sasak subuh tadi di kamar hotel. Gaun putih gading yang bertaburan Swarovski di korsetnya sudah tanggal dan berganti dengan bathrobe dari hotel. Gaun indah dengan tali serupa pita di bahu dan bagian roknya yang sedikit terlalu panjang di ekor itu kini tergantung di lemari.
Aku dan Benjamin sepakat untuk tidur di sini semalam di hotel ini sebagai kamuflase bulan madu sementara karena jadwalnya yang sibuk setelah ini. Dia memesan kamar untuk bulan madu dengan pemandangan gedung-gedung pencakar langit khas kota besar. Ini masih sore, belum ada lampu yang bertabur menghiasi pemandangan, tetapi tidak mengurangi indah kontrasnya gedung yang berwarna gelap dengan langit biru dan awan putih yang menggantung rendah di langit. Membiarkan matahari memuntahkan sinarnya tanpa ada yang menghalangi.
Harga kamar ini membuat jiwa miskinku berontak, karena satu malam saja setara tiga kali upah minimum. Aku berencana menikmati fasilitas hotel ini dengan maksimal, meskipun bukan aku yang keluar uang untuk membayarnya. Kalau perlu, seluruh benda yang dapat aku bawa pulang seperti kopi, teh, gula, creamer, akan aku kantongi.
Kami berada di dalam powder room yang serba putih. Satu kursi sudah berpindah ke depan cermin besar untuk aku duduki. Aku sempat norak saat pertama memasuki ruangan ini karena toiletnya yang otomatis terbuka. "Kare, ini toiletnya harga berapa bisa kebuka sendiri?" Lalu kami sibuk membuka mesin pencari di ponselku untuk cari harganya.
"Aw! Pelan-pelan, Kareee. Gue ntar botak."
"Lo sekarang punya banyak duit. Botak dikit nggak masalah, tinggal tanam rambut."
KAMU SEDANG MEMBACA
How This Story Ends [FIN]
RomansaTAMAT & PART LENGKAP May contain some mature convos and scenes. Leah memerlukan uang agar cita-citanya tercapai. Benjamin memerlukan istri untuk memuaskan sponsor agar karier politiknya semakin lancar. Mereka setuju untuk membantu satu sama lain. Sa...
![How This Story Ends [FIN]](https://img.wattpad.com/cover/342868945-64-k890247.jpg)