Hope is Powerful yet so Dangerous
Siang itu Thomas akhirnya mulai bekerja bersama yang lain. Meskipun ia sudah berusaha membujuk Newt untuk mengizinkannya berbicara pada Minho, tetapi semua orang terus mengabaikannya. Kehadiran gadis itu membuat semua orang panik karena alasan tertentu yang tidak Thomas mengerti. Mungkinkah seberbahaya itu?
"Behenti berpikir macam-macam, Tom." Newt tiba-tiba bersuara saat ia sedang memetik tomat di sebelahnya. "Aku tahu kau sangat penasaran tetapi situasi sekarang rasanya tidak memungkinkan."
Thomas tidak menyahut kalimat itu, dia menjadi semakin sibuk mengangkat pupuk kompos yang baru saja diambil oleh seorang anak bernama Adam dari hutan. Tangannya bergerak kesana kemari menaburkannya pada setiap tanaman. Setidaknya Thomas harus berguna karena sudah datang.
"Yeah, teruskan. Kau punya bakat disana." Jeff tiba-tiba menyahut yang entah datang darimana. Tangannya tampak penuh dengan beberapa buku kesehatan, huh, Thomas tidak tertarik.
"Bagaimana dia?" Newt berhenti memetik tomat dan menghadapi Jeff yang berjalan mendekat.
Jeff menggeleng singkat saat akhirnya berhadapan dengan Newt. "Tidak tahu pastinya bagaimana, yang jelas dia sudah lebih tenang."
"Kira-kira apa maksud ucapannya, ya?"
"Tentang dia yang masih hidup itu? Apakah yang di maksud itu Enver?"
Newt menghela nafas saat mendengar nama Enver sekali lagi. Kepalanya menunduk memandangi tomat dalam keranjang yang ada dibawahnya. "Aku tidak ingin berharap, tetapi jika ada kesempatan..." kalimat Newt terhenti, dia sepertinya tidak berniat untuk mengatakan apapun. Tidak lama kepalanya akhirnya terangkat "Hope can be dangerous."
Jeff bungkam pada kalimat akhir itu. Dia hanya menatap wajah Newt yang terlihat gelisah sejak tadi pagi tetapi Jeff tidak berani menyakannya. Ia akhirnya hanya bisa mengusap bahu Newt sebelum meninggalkan area kebun.
Sementara itu, ketenangan yang dirasakan setelah segala kekacauan kembali terguncang. Para petani yang sibuk dengan pekerjaan mereka dikejutkan dengan teriakan Chuck yang awalnya terdengar pelan menjadi sangat keras seiring jaraknya yang mendekat. Anak laki-laki itu meneriaki nama Thomas.
Keributan itu sontak membuat semua petani menatap Thomas sekali lagi. Situasi ini sangat mirip dengan perasakan menyesakkan yang terjadi saat box naik. Mungkinkah ini berhubungan dengan si anak gadis itu? Entahlah, mari kita dengarkan berita apa yang dibawa Chuck kali ini.
Chuck yang baru datang segera terduduk, anak laki-laki itu sepertinya telah berlarian dari gubuk medis menuju kebun yang ada jauh di sebrang. Semua orang memperhatikan Chuck yang berusaha mengatur nafasnya, wajah-wajah penasaran yang menatap tampak tegang.
"Huuhhh, Teresa... perempuan itu... namanya Teresa. Dia memberontak... dan berlari... ke menara... pandang... tidak mau bicara dengan siapapun, kecuali.." kalimat Chuck terhenti ketika dia berusaha mengatur nafas. Matanya menatap Thomas yang sedang berlutut disampingnya. "Thomas, dia memanggil namamu terus dan menolak untuk menjawab pertanyaan apapun."
Tanpa menunggu penjelasan lanjutan, Thomas segera berlari menuju menara pandang yang ada di tengah desa. Disana dia melihat semua orang berdiri sambil menatap keatas. Wajah-wajah penasaran dan panik yang sebetulnya terlihat lucu. Hal lainnya, gadis itu menolak turun sambil terus melempar kentang ke bawah, berusaha membuat anak-anak itu tetap berada dibawah sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE
AcakLOVE // THE MAZE RUNNER Alih-alih Teresa, bagaimana bila ada gadis lain yang dikirimkan terlebih dahulu ke Labirin? Seorang gadis yang sengaja diciptakan untuk dibuktikan kekuatannya. Terlihat biasa saja dari luar tapi jelas tidak biasa untuk kapas...
