XXXV. Tilu Puluh Lima

66 4 2
                                        

SAHUR SAHUR!!!!

Selamat menunaikan ibadah puasa ya bagi yang menjalankannya🥰🤍

Eh ada yg nungguin ga si? Kasih aku semangat donggggg🥲😭😭😭

Oiya aku nulis ini sambil dengerin lagunya Seventeen – Hal Terindah

Sampai saat ini rasaku bertahan di sini
Rasa yang tak akan hilang oleh waktu
Kau tidak di sini, akupun tiada di hatimu
Jiwaku ikut menghilang bersamamu
Tak terkira di sampingmu
Adalah hal terindah yang pernah ku inginkan
Tak terkira di pelukmu
Adalah hal terindah yang pernah ku rasakan

Happy reading~~~




Satya tahu bahwa ketika ia memutuskan untuk memberikan bantuan berupa materi agar bisnis yang dikelola keluarga Kinanti tak hancur. Ia sudah cukup tahu bagaimana kondisi perusahaan itu berkat Asih tentunya. Maka dari itu ia akan menagih janji pada Lingga agar ia bisa memasuki ke perusahaannya setelah menginvestasikan uangnya pada perusahaan itu.

Tak ayal ketika mata Asih terbelak kaget melihat ia dikenalkan sebagai tim manajer Kinanti yang akan langsung berada bersama wanita itu.

"Raden, kenapa bisa ke mari?" tanya Asih yang menatapnya intens kala itu. Dan Satya malas untuk menjawab pertanyaan yang sudah jelas jawabannya.

Satya cukup kagum terhadap kinerja Kinanti yang tak segan untuk memecat sesiapa pun yang berani menghancurkan bisnis ini. Namun ada satu hal yang tak bisa ia cerna, yaitu mengapa ibu tirinya tak pernah mendapatkan balasan yang setimpal? Baik oleh Kinanti ataupun ayahnya sendiri. Kendati demikian, ia akan mempercayai dahulu dengan langkah-langkah yang akan diambil Kinanti ke depannya.

Hingga tiba saat sang adik menawarkan untuk mengadakan ulang sebuah teater yang menceritakan kejadian 'Perang Bubat' yang sudah ditunda karena kecelakaan Kinanti yang dialaminya beberapa bulan yang lalu.

Belum ada tanda-tanda bahwa gadis itu akan mengadakan casting untuk pemeran tokoh-tokoh. Ia berharap bisa mengadakannya karena yang ia inginkan adalah melihat point of view dari gadisnya itu seperti apa.

Kinanti masih dilema...

Tetapi sepertinya berkat Arawinda, Kinanti akan mempertimbangkan kembali karena dilihat Kinanti sangat menyayangi Arawinda sebagai mana saudara semestinya.

Dan tepat hari ini ia akan mengadakan pertemuan dengan Lingga dan Kinanti guna membahas tentang diadakannya kisah tersebut. Satya sudah lebih dahulu berada di tempat yang sudah dijanjikan pria paruh baya itu. Ia sudah berpakaian rapi dan wangi seperti hendak melakukan sebuah lamaran.

Mungkin beberapa menit lagi mereka akan sampai, tunggu sedikit lagi...

***

Kinanti tiba di tempat yang telah ayahnya beritahu. Di depan lobi sana ia mengernyitkan matanya kala melihat wanita yang sudah lama tak jumpa dengannya tiba di sini dengan outfit serba merah. Tanpa kata Kinanti mengikuti langkah ayahnya yang didampingi oleh Vera di belakang sembari menerka-nerka isi pikiran ayahnya yang membawa wanita itu ke sini.

 Tanpa kata Kinanti mengikuti langkah ayahnya yang didampingi oleh Vera di belakang sembari menerka-nerka isi pikiran ayahnya yang membawa wanita itu ke sini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
PadmaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang