Assalamu'alaikum...
Perhatian!!!
Jika ada hal yang membuat kalian tidak nyaman dalam membaca, atau ada kesalahan saya dalam membahas sesuatu berbasis agama, harap beritahu saya!!!!
~HAPPY READING~
10. kembali
Senyuman tak luntur dari bibir Aya dari semalam, sungguh ini pengalaman pertama dan pertama kalinya Azka ingin berdekatan dengannya.
Aya tidak peduli kalaupun semalam Azka hanya menjadikan moment itu formalitas semata, yang penting bagi Aya mereka bisa duduk berdua berhadapan dan menyanyi bersama.
Flash back on...
"Mau duet ga?" tanya Azka saat Aya tengah bernyanyi.
Seketika suasana kembali heboh walau sempat hening beberapa saat.
Azka berdiri dari tempat duduknya mendatangi tempat duduk Aya yang membuat para santri histeris di buatnya.
"Aku nyanyi duluan nanti kamu lanjutin," ujar Azka lagi yang membuat sebuah senyuman indah terbit di bibir Aya .
"Bahibbak..." ucap Azka memulai.
Deg...
"Bihib 'ayunik ab tahki
Wi kiyfib tirsum haakil dohki
Khalli ra'sik fauqi yibki
Imluk had dunya kilha"
Lanjut Azka sembari mengangkat sebelah alisnya ke arah Aya memberi isyarat untuk melanjutkan liriknya.
"Bahibbak...
Mbarah anta yaum wa bukra
Isytaqtilak maa 'andaka fikra
Sha'bib 'umrit sabah zikra
Yallim nid dunya aghla."
Aya tersenyum sembari melambaikan tangannya berisyarat untuk mengikuti sya'irnya.
Azka dan Aya kini berdiri saling berhadapan yang membuat para santri menjerit apalagi mereka menyanyikan reff nya bersama.
"Masyi nitzakar 'adroub
Wa yamarjahnal dharam
Laishib 'adnaw kiyfaq dirna,
Ninsa haakil ahlam
Ya laylil ba'ad wa naturna
'amfariq hal ayyam..."
"Ga nyangka ya bun, Azka bisa bucin juga!!!" teriak Hamdan.
"Kalian yang bucin... kita yang baper!!!" timpal Hamida.
Sedangkan Aya dan Azka tidak menggubris sedikitpun omongan duo h , dan terus melanjutkan nyanyiannya.
"Ya robbi tdum ayyamna sawa
Wiyibqa'atul jama'nal hawa
Ya robbi tdum.. ya robbi tdum
Ya robbi t'iid hal hubbil li kaan
Wa ahla biktir minal maadi kamaan
Ya robbi t'iid... Ya robbi t'iid..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Behind You (ON GOING)
Teen Fiction"Jika mengikhlaskan adalah tahta tertinggi dalam cinta, maka aku ikhlaskan kamu sesuai dengan yang telah Allah taqdirkan. Karna tidak semua yang kita inginkan itu menjadi kenyataan." ~Zara Zhafina Zulfa~ " Allah tahu mana yang baik dan yang buruk un...
