Azellia baru saja masuk ke dalam sekolahnya. Namun, di sepanjang jalan semua orang melihatnya. Azellia bingung karena setiap jalan semua menatapnya aneh.
"Semua orang kenapa ya?". Batin azellia. Ia berusaha terus berjalan tanpa berpikir aneh lagi.
"Wah, ada yang baru jadian nih". Ucap seorang teman kepada azellia. Azellia pun bingung dengan apa yang mereka katakan.
"Maksud kamu apa?". Tanya azellia penasaran.
"Aelah lu jangan sembunyiin lagi dari kita soalnya satu sekolah udah tau kok". Jawabnya.
"Tau apaan? Aku gak ngerti yang kalian maksud apa". Tanya azellia lagi.
"Gausah sok gak tau deh".
"Nih, liat". Teman lain memberikan sebuah ponsel kepada azellia untuk menjelaskan maksudnya. Setelah melihatnya, azellia kaget melihat foto dirinya dan keenan sedang berpelukan tersebar.
"Sekarang lu gak bisa bohong lagi sama kita, itu elu kan bukan orang lain". Ucap temannya sembari mengambil ponselnya. Azellia menghela napas panjang ketika melihat itu. Ia tak tau mengapa foto itu bisa tersebar.
"Ternyata diem-diem lu ngincer ketos". Ucap teman lainnya.
"Itu gak sesuai apa yang kalian liat ya, itu semua gak bener". Jelas azellia.
"Gak jelas gimana nya sih, itu udah ada buktinya loh. Lu sabar aja ngadepin fansnya keenan. Lu tau kan mereka sefanatik apa". Ucapnya lagi. Beberapa saat beberapa siswi datang menghampiri azellia.
"Omaigat, ini nih anak dancer yang deket sama my husband keenan gue". Tanyanya dengan nada centil.
"Gak Terima ya gue keenan sama orang ini, iyuw". Lanjutnya.
"Oh iya katanya lu itu masuk jalur beasiswa ya? Iyuw gak banget masa keenan pelukan sama orang ini sih. Gak level tau gak". Ucapnya lagi. Azellia hanya terdiam.
"Mohon maaf sebelumnya, saya ini gak ada hubungan apa-apa sama keenan jadi gak perlu segitunya". Ucap azellia.
"Terus kenapa lu sama keenan pelukan? Di deket taman lagi. Ihh gak banget deh". Lanjutnya bertanya.
"Ya itu karena...". Azellia menggantung perkataannya
"Karena apa? Karena lu kegatelan sama keenan? Lu pasti fans lain yang suka tiba-tiba meluk kan? Iyuw pasti keenan udah ilfil sama lu deh". Ucapnya. Namun seseorang menghampiri azellia.
"Kak azel, dari tadi gue nyariin ternyata ada disini". Ucap cyara yang ternyata mencari azellia.
"Cya, ngapain kamu kesini?". Tanya azellia karena cyara menghampirinya di kelas senior.
"Gue mau ngasih kotak bekal kak azel. Kemarin kan gue sempet bawa makanan yang kak azel kasih ke kelas gue, trus tiba-tiba masuk. Nah pas gue mau ngasih di parkiran, tapi gak ada kak azel jadi yaudah gue bawa pulang aja". Jelas cyara. Cyara juga menatap beberapa orang yang bersama azellia. Ia melihat tatapan tak suka mereka.
"Nih orang pada kenapa kak?". Tanya cyara bingung.
"Eh bocil, lu mending minggir deh gue masih ada urusan sama dia. Lu gak usah ganggu deh, ini urusan senior, lu cuma junior". Pintanya sembari menarik cyara pergi namun cyara tak mau sehingga menahan tubuhnya.
"Ihh siapa lu ngatur-ngatur gue, gue di sini masih mau ngomong sama kak azel". Balas cyara. Azellia menahan cyara.
"Emang lu ada perlu apa sama kak azel, jangan bilang lu mau bully lagi". Pikir cyara.
"Gak sopan lo sama senior". Ucap teman lainnya.
"Gausah dorong-dorong anjir". Balas cyara karena mereka mendorong cyara.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Destiny
Tienerfictie[Luka yang berbeda] "kalo ada bunda, lo gak akan bisa nyakitin gue" -Ruby Aletta "aku hanya manusia biasa, aku juga butuh kebebasan, aku ingin menjadi diri sendiri. bisakah aku beristirahat sebentar saja?" -Pricia Olivia "memiliki prestasi yang ting...
