Pulang sekolah, yeona, azellia, dan rochelle yang berjalan menuju ke parkiran pun kaget ketika sebuah mobil menghampiri mereka.
"Weh anj". Hampir saja rochelle mengeluarkan kata-kata kasarnya. Namun pemilik mobil membuka kaca mobilnya menatap mereka yang sedang berjalan.
"Kak riri". Ucap yeona tak percaya. Ternyata pricia yang mengendarai mobil. Pricia pun keluar dari mobilnya.
"Tumben kamu naik mobil sendiri? Gak ada bodyguard yang ikutin?". Tanya azellia.
"Iya, biasanya udah ada yang nungguin di depan". Tambah yeona.
"Hari ini aku minta waktu bebas sama mami karena aku juara model, makanya aku mau traktir kalian makan hari ini". Jelas pricia membuat ketiganya tak percaya.
"Masa sih? Jangan bilang kak riri gak minta izin lagi. Gue gak mau ya dituduh mulu". Ucap rochelle.
"Gak percayaan banget sih jadi orang". Balas pricia.
"Aku beneran loh, mami ngasih aku hari bebas sehari buat jalan sama kalian". Tambahnya lagi.
"Wah makan makan lagi nih". Semangat yeona.
"Oh iya, mana cyara atau ruby?". Tanya pricia.
"Gatau tuh, gue gak pernah liat setelah kejadian tadi. Mungkin pulang kali sama mamanya". Jawab rochelle.
"Nggak deh, cya gak ikut sama mamanya. Tadi aku sempet ketemu sama dia". Ucap azellia sembari mencari keberadaan cyara.
"Tuh dia". Kata azellia sembari berlari menghampiri cyara. Cyara yang sedang fokus berjalan kaget bukan main.
"Apa nih?". Tanya cyara.
"Kamu mau ikut gak cy?". Tanya azellia membuat cyara bingung.
"Ikut aja lah cy, buat hiburan. Kapan lagi coba kita kumpul diluar". Ucap yeona.
"Bentar deh, ini mau kemana? Ikut-ikut aja tapi gatau mau kemana". Tanya cyara bingung.
"Hari ini riri mau ajak kita makan, katanya dia menang lomba model". Jelas azellia. Pricia menghampiri mereka.
"Hah? Beneran? Emang boleh sama maminya?". Tanya cyara tak percaya.
"Boleh untuk hari ini cy". Jawab pricia.
"Tapi gue lagi mager keluar, gue pengen istirahat". Tolak cyara. Sepertinya tenaganya sudah habis setelah perkelahian tadi.
"Yaa masa lu gak ikut sih, gak seru tuh. Lu kan habis berantem tadi pasti lu butuh hiburan". Ucap rochelle. Yang lain mengangguk.
"Ayolah cy, kapan lagi coba". Ajak azellia.
"Iya cy mama kamu pasti ngijinin kok kalo sama aku". Tambah pricia.
"Bener juga ya, mama kan percaya sama kak riri". Batin cyara.
"Yaudah deh, gue ikut". Jawab cyara. Mereka pun menarik cyara untuk masuk kedalam mobil. Azellia duduk di depan karena paksaan teman-temannya.
"Kak azel depan aja, gak enak tau kita junior di depan kak azel di belakang". Dorong yeona karena azellia ingin di belakang.
"Aku gak enak yeon di depan, nanti orang orang bilang apa lagi. Mereka pikir nanti aku..".
"Aduh kak azel siapa lagi makhluk yang bilang begitu biar gue sumpel mulutnya". Sahut rochelle.
"Udah zel, gapapa. Ayo naik depan aja". Ajak pricia membuat azellia naik walaupun ragu. Mobil pun melaju.
"Ruby gimana? Jadi ikut gak?". Tanya pricia.
"Katanya kak ruby udah sampe rumahnya". Jawab yeona yang sedang berusaha menghubungi ruby.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Destiny
Teen Fiction[Luka yang berbeda] "kalo ada bunda, lo gak akan bisa nyakitin gue" -Ruby Aletta "aku hanya manusia biasa, aku juga butuh kebebasan, aku ingin menjadi diri sendiri. bisakah aku beristirahat sebentar saja?" -Pricia Olivia "memiliki prestasi yang ting...
