Aku langsung menoleh ke arah pelayan istana setelah dia memberi tahu kalau calon istri-ku berada di dalam istana.
"Dia... Sudah berada di sini?"Tanggapku sambil menatap ke arah pelayan tersebut dengan tatapan tak percaya.
"Ha'i. Seperti yang kami jelaskan tadi. Teman Bajak Laut-nya yaitu Vinsmoke Sanji-sama akan menikah dengan adik anda, Charlotte Pudding-sama. Karena tidak terima temannya itu meninggalkannya, Kapten-nya yaitu Monkey D. Luffy, beserta partner-nya yang calon istri anda yaitu Buki Dorobo no (Namamu)-sama datang kemari untuk menjemput Sanji-sama, tapi Sanji-sama menolak itu, lalu si Kapten dan temen perempuan berambut oren-nya itu di masukkan ke dalam penjara buku setelah kalah oleh pasukan, sedangkan (Namamu)-sama kami tempatkan di kamar anda supaya bisa istirahat selagi kami mengobati semua lukanya."
Lalu aku menatap ke arah lain dengan kedua pipi-ku yang sedikit bersemu kemerahan.
'Dia di kamar-ku sekarang. Calon istri-ku ada di kamar-ku sekarang. Apa aku harus menemuinya sekarang?'Pikirku.
"Oh iya apa anda sudah mendengar kalau Cracker-sama telah di kalahkan?"
Mendengar hal itu membuat aku langsung terkejut lalu langsung menoleh ke arah pelayan kembali.
"Apa? Cracker telah di kalahkan? Apakah oleh Mugiwara no Luffy?"Tanggapku.
"Ha'i. Walaupun (Namamu)-sama membantah hal itu dan berkata kalau dia lah yang mengalahkan Cracker-sama, tapi itu mustahil sekali seorang perempuan kecil sepertinya bisa mengalahkan Cracker-sama."
"(Namamu) berkata kalau dia lah yang mengalahkan Cracker?"Tanggapku.
"Ha'i. Sepertinya itu hanya untuk melindungi Kapten-nya."
'Untuk melindungi Kapten-nya, kah? Sepertinya dia seorang yang setia pada Kaptennya.'Pikirku.
"Dimana Cracker sekarang?"Tanyaku sambil bangkit berdiri.
"Cracker-sama sekarang berada di ruang perawatan yang ada di sini."
"Baiklah. Aku akan menghampiri Cracker. Sampaikan pada para koki untuk menyiapkan makanan coklat terbaik mereka untuk calon istri-ku saat pernikahan Pudding besok."Ucapku lalu mulai melangkahkan kaki-ku untuk pergi.
"Kami mengerti. Akan kami sampaikan pada para koki. Besok (Namamu)-sama akan menghadiri pesta pernikahan Sanji-sama dan Pudding-sama juga. Karena Cracker-sama sedang dalam perawatan, jadi pasti anda lah yang akan menjadi partner untuk menemani (Namamu)-sama selama disana."
"Ya."Tanggapku datar sambil terus berjalan pergi.
'Partner.'Pikirku dengan kedua pipi yang bersemu kemerahan dan jantung yang berdegup cepat.
Tak lama kemudian aku pun tiba di ruang rawat.
Tapi saat aku memasuki ruang rawat, aku langsung sweatdrop karena melihat adik-ku, Cracker, sedang terlihat guling-guling di atas kasur sambil tertawa.
'Adik-ku... Masih waras, kan?'Pikirku.
"Cracker."Panggilku.
Mendengar suara-ku, membuat Cracker yang tadinya sedang guling-guling langsung berhenti dan kemudian berdiri tegak dengan wajah datar menatap ke arah-ku.
"Ada apa, Kata-nii?"Tanya Cracker.
'Perubahannya cepat sekali!'Pikirku yang terkejut sendiri melihat perubahan raut wajah adikku.
"Tak apa. Hanya saja aku dengar kau baru saja di kalahkan. Aku hanya ingin memeriksa keadaan-mu."Ucapku sambil berjalan memasuki ruang rawat itu dan kemudian duduk di atas kasurnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Piece
FanfictionSeandainya kamu masuk ke dunia One Piece....... Ini ceritanya sama persis seperti One Piece yang biasa, hanya saja ada kamu didalamnya, kira-kira apa yang akan terjadi pada dirimu?
