Kami semua pun lalu tercebur ke laut dan kemudian semua yang bukan pengguna buah iblis langsung berenang untuk menaiki Merry.
"Ada apa, Sanji-kun?"Tanya Nami pada Sanji yang tiba di atas Merry pertama.
"Apa ada yang aneh, Sanji-kun?"Tanyaku sambil membantu Chimney dan Gonbe turun dari pundak Zoro.
"Hm... (Namamu)-chan, Nami-san. Aku pikir tadi ada orang, tapi aku tidak melihat siapa-siapa."Ucap Sanji.
"Eh?"Tanggapku dan Nami.
"Mattaku, lain kali kau harus melakukannya sendiri!"Ucap Franky yang baru tiba sambil membawa Usppp.
"Naiklah kesana, pengguna akuma no mi."Ucap Kokoro yang masih di laut sambil melempar Luffy, Chopper, dan Robin ke atas.
"Robin-chwan! Tolong datanglah pada-ku!"Pekik Sanji dengan mata yang lope-lope.
Tapi ternyata Robin tertangkapnya oleh Franky, sedangkan aku langsung menangkap Chopper.
"Daijoubu, Chopper?"Tanyaku.
"Uhm. Ini Merry-go. ini Merry-go! Aku sayang sekali sama Merry-go!"Pekik Chopper mewek.
"Merry, kau masih hidup. Kenapa kau melakukan ini?"Mewek Usopp.
"Aku tak percaya ini. Waktu itu kapal ini sudah jatuh ke laut."Gumam Franky.
"Siapa yang membawanya kesini?"Ucap Nami.
"Kita pikirkan hal itu nanti. Sekarang bagaimana?"Ucap Zoro yang langsung bergerak menyiapkan kapal.
"Ah, baiklah."Tanggap Nami yang juga langsung bergerak.
"Ayo pergi dari sini."Ucap Zoro.
"Hei, apa yang sedang kau lakukan, Sanji-kun?"Omel Nami yang melihat Sanji yang sedang pundung karena Robin di tangkap Franky.
"Kapten, sadarlah."Ucapku sambil menoel-noel pipi Luffy membuat Luffy langsung membuka matanya.
"Hah! Hampir saja! Aku pikir kapal perang akan membunuh-ku! Hoi, Robin! Kau menyelamatkan-ku. Ari....."
Lalu Robin langsung menggunakan kekuatannya untuk menutupi mulut Luffy, membuat kami semua langsung menoleh ke arah Robin.
"Luffy... Dan juga semuanya. Arigatou!"Ucap Robin dengan senyuman di bibirnya.
Kami semua langsung tersenyum setelah mendengar itu.
"Jangan dipikirkan! Shishishi."Ucap Luffy.
"Simpan percakapan bodoh itu setelah kita pergi dari sini."Ucap Zoro.
Membuat Sanji dan Chopper langsung menyerang Zoro.
"Itu tidaklah bodoh, dasar Marimo!"Pekik Sanji sambil menendang-nendang Zoro.
"Dasar Marimo!"Pekik Chopper sambil menggigit kaki Zoro.
"Urusai! Jika kita mati disini, itu tidak ada artinya!"Pekik Zoro sambil menepis semua tendangan Sanji.
"Minta maaf pada Robin-chan!"Pekik Sanji.
"Zoro!"Pekik Chopper.
"Hentikan, bodoh! Hoi, Chppper. Kau bisa bergerak?"Ucap Zoro saat menyadari kalau Chopper sudah bisa menggigit kaki Zoro.
"Eh? Kau benar. Aku bisa bergerak! Aku bisa bergerak lagi! Zoro!"Pekik Chopper terharu.
Tapi lalu dia berubah jadi besar dan kemudian menindih tubuh Zoro.
"Cepat minta maaf pada Robin!"Pekik Chopper.
"Give up."Ucap Sanji menyuruh Zoro untuk menyerah.
"Aku begitu bersyukur kami bisa mendapatkan-mu kembali, Robin."Ucapku.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Piece
أدب الهواةSeandainya kamu masuk ke dunia One Piece....... Ini ceritanya sama persis seperti One Piece yang biasa, hanya saja ada kamu didalamnya, kira-kira apa yang akan terjadi pada dirimu?
