Hachijuu Hachi

5.6K 630 289
                                        

Aku, Luffy, dan Chopper menatap kesekeliling kami bertiga yang penuh dengan coklat dan berbagai macam orang serta binatang ada di pulau ini dengan mata yang berbinar-binar.

"Hebat, ada berbagai macam orang dan binatang!"Pekik Luffy.

"Nanda yo?! Nanda?! Kota apa ini sebenarnya?!"Pekik Chopper dengan senangnya.

"Ada banyak sekali cokelat dan permennya! Surga! Aku harus mencoba yang mana dulu, ya?! Apa yang harus kulakukan?!"Pekikku dengan mata yang lope-lope dan air liur yang hampir menetes.

"(Namamu), Chopper!"Pekik Luffy.

"Huh?"Tanggapku dan Chopper sambil menoleh ke arah Luffy.

"Lihat, cokelatnya menyembur keluar!"Pekik Luffy sambil menunjuk air mancur yang ada di tengah kota.

"Ah! Sudah aku duga, kalau aku harus memulainya dari air mancur cokelat itu!"Pekikku dengan semangatnya lalu langsung berlari menuju air mancur cokelat itu.

"Cokelat, aku datang!"Pekik Chopper dengan berbinar-binar yang juga langsung berlari menuju air mancur cokelat.

Sesampainya di air mancur coklat, kami bertiga langsung mengadahkan mulut kami ke air mancur coklat itu supaya cokelat masuk ke dalam mulut kami.

"Manisnya!"Pekik Luffy.

"Apa-apaan cokelat ini? Rasanya enak sekali!"Pekik Chopper.

"Aku tidak bisa berhenti memakannya! Enak sekali!"Pekikku sambil menjilat bibir-ku sendiri dan dengan banyak lope-lope diudara

Lalu aku kembali mengadahkan mulut-ku ke air mancur cokelat itu supaya bisa meminum cokelat leleh itu.

Setelah itu kami bertiga pun melihat-lihat tempat-tempat yang ada di sekitar kami.

"Pemandian cokelat?!"Pekik kami bertiga saat melihat ada tempat bertuliskan 'pemandian cokelat'.

"Sebuah pemandian cokelat?!"Pekik Luffy.

"Apa tubuh kita benar-benar bisa bersih?! Bukankah jadi lengket?!"Pekikku.

"Tapi aku ingin mencobanya!"Pekik Chopper.

Lalu kami bertiga melihat-lihat ke tempat lainnya.

"Baju cokelat?!"Pekik Luffy.

"Aku selalu ingin mempunyai baju yang terbuat daru cokelat!"Pekikku dengan mata yang berbinar-binar.

"Apa kau bisa memakan baju itu?!"Pekik Chopper.

Lalu kami bertiga melihat ada seseorang yang memakan bajunya sendiri.

"Dia memakannya!"Pekik kami bertiga dengan histerisnya dan senangnya.

Lalu kami bertiga pun melihat-lihat ke tempat-tempat lainnya.

"Alat musik cokelat?!"

"Jam cokelat?!"

"Kembang api cokelat?!"

"Kau bisa meledakkan cokelat?!"Pekik Chopper.

"Itu berarti yang terjatuh nantinya bukan percikan api, tapi percikan cokelat?!"Pekikku mata yang berbinar-binar.

"Menarik sekali!"Pekik Luffy.

"Ini bagaikan surga!"Pekik Chopper.

"Surga dunia!"Pekikku.

Lalu tiba-tiba saja Chopper terlihat sedang mencium sesuatu yang lezat.

"Ada apa, Chopper?"Tanyaku.

"Aku mencium bau yang sangat lezat!"Pekik Chopper.

One PieceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang