Part 9 | Misterius

4K 204 0
                                        

"Ma, nanti jam 5 sore Nadia boleh jalan sama temen-temen Nadia gak?" Tanya Nadia.

"Hah?! Tumben kamu jalan-jalan. Mama izinin, tapi gak boleh lebih dari jam 9 malam. Inget itu!" Kata Mama.

"Makasih Ma,"

***
Tak terasa sudah jam 5 sore. Fathin datang ke rumah Nadia menggunakan motor matic kesayangannya.

"Nadia pergi dulu ya, Ma," kata Nadia berpamitan.

"Iya, sana. Inget ya, jangan lewat jam 9 malam!"

"Iya, Ma. Janji,"

Setelah Nadia memakai helm dan naik di bangku belakang motor Fathin, perlahan mereka pergi menjauh dari rumah Nadia. Betapa bahagianya Nadia.

***
"Nah itu dia si Fathin sama Nadia," kata Cinta yang melihat Fathin dan Nadia yang baru dateng. Sekarang mereka sudah berada di gedung mewah yang biasa disebut Mall.

"Hai semua!! Sorry gue sama Nadia agak telat. Soalnya tadi kecegat macet," kata Fathin.

"Iya, untung aja gak lama dan kita bisa sampai sini," kata Nadia.

"Iya, gak papa kok. Ya udah yuk, kita shopping," kata Lia.

"Yuk," kata semua serempak.

***
"Hahahahahahahah, masa' sih?" Kata Lia. Sekarang mereka sudah berada di food court yang terdapat di dalam Mall.

"Iya. Tadi tuh aku eh gue digodain sama cowok yang namanya siapa tu.. Ifan," kata Nadia.

"Biasa, dia mah suka begitu," Kata Cinta sambil menyuapkan sesendok es krim ke dalam mulutnya.

"Tapi, gue rasa dia suka sama lo Nad. Soalnya tatapan matanya ke elo tuh beda," Kata Lia.

"Masa' sih?" Nadia tersenyum malu.

"Cie, senyum senyum," goda Fathin sambil mencolek pipi Nadia.

"Cie cie cie," Kata Lia dan Cinta bersamaan.

"Ih apaan sih kalian. Gue cuma mau temenan aja kok sama Ifan,"

"Temen apa demen?" Kata Fathin menggodanya lagi.

"Ih! Ssstt.. udah udah. Habisin dulu makanannya," Kata Nadia mengalihkan pembicaraan.

***
Nadia berbaring di tempat tidurnya sambil tersenyum. Dia masih membayangkan betapa indahnya hari ini. Ternyata, teman-teman barunya begitu baik padanya.

Dreet...dreet...dreet.... Tiba-tiba handphonenya bergetar. Nadia langsung mengambil handphonenya yang berada di meja. Ternyata ada pesan dari Nindya.

Nindya Alifta: Malem Nad. Gimana sekolah barunya? Asyik?          Jangan lupa sama aku ya..

Nadia Indriani: Malem juga Nin. Seru dan asyik banget, Nin. Alhamdulillah, gue punya temen disini. Ada Fathin, Lia sama Cinta. Mereka baik sama gue. Iya, gue pasti gk bakal lupa sama lo.

Nindya Alifta: Syukurlah. Tapi kok kamu skrng beda ya?

Nadia Indriani: Beda gimana maksud lo?

Nindya Alifta: Sekarang kamu bilangnya elo-gue, bukan aku-kamu lagi

Nadia Indriani: Eh, iya sorry. Udh kebiasaan klo lg sm temen-temen ngomongnya kyk gt. Yang pasti gue seneng banget pny tmn disini

Nindya Alifta: Yaudah Nad. Selamat belajar di sekolah barumu ya....

Nadia Indriani: Iya ;) Lain kali klo ngomong sm gue ngomongnya elo-gue jg gk papa kok

Nothing ImpossibleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang