Jangan cuman dibaca vote dan comment juga ya :)
***
Keyla's POV
Elang F.
Good morning sweetheart .... Jangan lupa , sarapan dan minum obat mu Elf ...
Aku mengerjap membaca pesan line yang baru masuk itu. Seperti biasa , Elang pasti akan selalu mengingatkan ku untuk urusan yang satu itu.
Kebetulan aku sekarang sedang memakan roti tawar berselai stoberry sebagai sarapan pagi ku yang di sempurnakan dengan segelas susu vanilla.
Sembari mengunyah roti , aku mengetikkan balasan. Setiap kali aku mendapatkan pesan darinya tentang kepedulian nya padaku , senyuman kecil lolos begitu saja dari bibirku.
Keyla Endre.S
Morning too my man. Tanpa perlu kamu ingatkan , aku akan sarapan dan meminum obat ku.
Elang F.
Aku tau. Tapi kurasa , aku sangat perlu mengingatkan mu selalu ...
Keyla Endre.S
Seharusnya kamu lebih memperhatikan dirimu sendiri Elang ... Kamu sudah sarapan?
Aku meminum susu ku sejenak , sebelum mataku beralih kembali ke layar ponsel.
Elang F.
Belum. Aku akan makan di kantor nanti.
Nanti itu kapan??? Tanpa sadar gigiku bergemeletuk geram. Begitu lah dia... Selalu setia memperdulikan ku dan terus-terussan mengabaikan dirinya sendiri. Kadang kala aku kesal dengan sikap nya yang satu ini.
Keyla Endre.S
Kemari lah ...kamu berjanji akan mengantarku ke kampus kan? Aku tunggu kamu di sini...
Setelah mengetikkan itu , segera aku membereskan piring-piring kotor dimeja. Aku tidak mau Elang terus mengabaikan kesehatan nya dan malah memilih terus bekerja dan memperdulikan aku.
Karena itu , aku mulai memasakkan nasi goreng setelah sebelumnya aku meminum obat. Tidak perlu waktu lama , nasi goreng itu jadi tepat saat pintu bel apartemen ku berbunyi.
Segera ku buka pintu itu , sosok tinggi menjulang Elang kini masuk kedalam indera penglihatanku. Mata nya yang tertuju pada ponsel kini mulai menatapku , senyuman tampan nya kini lolos dilanjutkan uluran tangan besar nya yang kini mulai mengacak puncak kepala ku.
"Morning princess ...kamu sudah siap?"
"Siap apa? Masuk dulu ayo ," aku menarik lengan nya masuk ke dalam unit dan menutup pintu apartemen.
Sepertinya Elang kini heran dengan ku. "Kita mau apa disini? Sudah jam 8 lho ,"
Aku tak menjawab , mendudukkan nya langsung ke meja makan dan segera aku letakkan nasi goreng yang ku buat tadi dihadapan nya. "Makan lah.."
Elang menatap ku tak percaya. "Elf ...apa ini—"
"Itu nasi goreng."
"Bukan itu maksud ku." Elang nampak sedikit jengah. "Ini kamu yang buat? Untuk ku?"
"Iya."
"Kenapa?"
"Karena kamu belum makan."
Elang menggeleng-gelengkan kepala nya—entah aku tak paham apa artinya , namun yang jelas dia nampak tak habis pikir dengan cara ku yang tiba-tiba seperti ini padanya—aneh , "aku kan sudah bilang akan makan di kantor—"
"Sebelum kamu menghabiskan itu. Aku tidak akan mengijinkan mu keluar dari sini." Potong ku cepat dengan nada datar tak terbantahkan.
Yeah... Lihat lah , sifat ku yang satu ini. Aku memang lemah dalam komunikasi antar muka , tapi tak menutup kemungkinan bila aku tak bisa memberikan aura intimidasi.
KAMU SEDANG MEMBACA
When there [is] Hope (COMPLETE)
RomanceCOMPLETE// - Keyla's Story ::::::::::::: Sekarang tujuan Keyla hanya satu... Membahagiakan orang yang telah peduli kepadanya dengan melepaskan nya. ::::::::: Ada beberapa part yang mengandung unsur dewasa , tanggapi dengan bijak. Terima kasih. _____...
![When there [is] Hope (COMPLETE)](https://img.wattpad.com/cover/81675451-64-k485074.jpg)