Jangan lupa vote dan comment ya :)
Edited; 1868 Word (30/12/2016)
***
"Pagi big brother!"
Seseorang berlari. Menubruk keras pria itu dengan ekspresi senangnya. "Kangen banget deh!"
"Alay kamu." Pria satu mendorong mundur jidat seseorang ini dengan satu jari telunjuk. Ekspresi malas tercetak jelas di wajahnya. "Ngapain lo dateng kemari? Ganggu orang aja!"
"Bodo. Emang nya nih kantor milik lo apa?" Seseorang berjenis kelamin perempuan itu membalas nyolot—menghilangkan ekspresi manja nya tadi lalu memeletkan lidah tak peduli kemudian melepaskan diri dari sang Kakak.
Pria bernama Algio Hermawan ini, mulai mendengus kearah adik perempuannya—Anggia Putri Hermawan.
"Keluar lo, dari sini. Ngerusak pemandangan."
"Bomat!" Anggi menutup kuping nya tak mau dengar. "Ini kan kantor gue juga, jadi gue bebas mau keruangan mana aja."
"Laper lo ya? Rese banget.." Gio jengah, berkacak pinggang kemudian memutuskan duduk dibangku kebesarannya.
"Tau aja. Tadi pagi gue belom sarapan." Anggi menimpal sambil nyengir, salah tingkah.
"Terserah lo aja deh," Gio membalas dengan putaran dua bola matanya.
Mereka terlibat saling diam.
Anggi memilih duduk di sofa memainkan ponsel nya, "tumben lo gak bawa jalang lain lagi? Biasanya tiap pagi pasti lo kiss kiss morning sama tuh perempuan di sini."
"Tau apa lo anak kecil?" Gio melotot horror.
Bebarengan Anggi yang mencebikkan bibirnya sebal.
"Tahun ini kan gue udah masuk semester lima. Gue udah bukan anak kecil lagi tau!"
"Gak peduli."
"Iish! Kakak macam apa lo , nyebelin banget kek boneka santet!"
Gio menjulurkan lidah—membalas perlakuan adiknya tadi dengan melakukan hal yang sama.
Anggi melotot. "Kak Gio!"
Gio cengengesan, berhasil membuat adiknya sewot. Begini lah kalau dua kakak-beradik ngumpul. Yang ada malah adu bacot.
Ada kesenangan tersendiri bagi Gio saat mengusili adiknya. Tampang kesal Anggi itu lucu. Btw mereka ini hanya berbeda 5 tahun lho.
"Kutukan nih gue bisa punya kakak kayak lo."
Tawa Gio menyembur , membuat Anggi makin cemberut. Gio bangkit dari duduknya , menghampiri Anggi dengan tawa tertahan di senyuman nya yang menyebalkan—menurut Anggi—lalu menghempaskan bokong disebelah adiknya..
"Anggi sayang... Sarapan bareng Kakak yuk," Gio berkata manja demi untuk mengembalikan mood adiknya ini.
"Ogah."
"Yee manyun masa... Bibir lo udah maju kek pantat panci tuh,"
"Bodo."
"Marah-marah mulu , cepat tua entar."
"Kak Gio!"
Gio kembali tertawa , mengelusi puncak kepala Anggi gemas.
"Heran deh gue , bisa-bisanya ada cewek yang mau-mau aja sama lo. Romantis kagak , tengil iya!" Katanya melepaskan tangan Gio dari puncak kepalanya sebal.
KAMU SEDANG MEMBACA
When there [is] Hope (COMPLETE)
RomanceCOMPLETE// - Keyla's Story ::::::::::::: Sekarang tujuan Keyla hanya satu... Membahagiakan orang yang telah peduli kepadanya dengan melepaskan nya. ::::::::: Ada beberapa part yang mengandung unsur dewasa , tanggapi dengan bijak. Terima kasih. _____...
![When there [is] Hope (COMPLETE)](https://img.wattpad.com/cover/81675451-64-k485074.jpg)