Hari ini aku berniat mengantar Mawar kekampusnya. Aku masih dirumah prepare buat menjemput si kembang pasir. Aku turun ke lantai bawah aku menuju bagasi. Keadaan rumah udah kosong dari pagi, ayah kekantor, ibu ke butik dan Yaya sekolah.
Aku langsung menancap gas mobil menuju rumah kembang pasir. Tak sampai setengah jam aku udah sampe rumah Mawar, ku klakson mobilku dan keluarlah makhluk aneh bin ajaib bin cantik.
Mawar bisa dibilang cantik, bahkan kalo dibandingin Alyn, Mawar jauh lebih cantik, Mawar natural hanya bedak tipis dan liptin, sedangkan Alyn sering make up karena tuntutan kerjaan. Dia masuk kedalam mobil lalu duduk disebelahku. Ku tatap dan ku ucapkan kata teromatis untuknya.
"Pagi sayangku, cintaku, taikku, kunyukku, monyetku, babiku"
"Pagi juga isi segala neraka, segala sayton"
"Ih kejam nian kau ini"
"Udah ayo ah udah mau masuk nih gua juga harus cari kelasnya." aku ngangguk lalu ku tancap gas
"Lantai berapa?"
"4. Lo tumben bawa mobil, kenapa gak motor?"
"Gak ada motor dirumah, dibawa ayah sama Yaya, sisa ini doang"
"Tumben om Yoga bawa motor?"
"Kayanya telat deh tadi pagi, makanya bawa motor"
"Lo udah sarapan dan minum obat kan?" dia ngangguk
"Iya udah kok"
"Jangan sampe telat minum obatnya"
"Iya Reno"
"Pinter" ucapku sambil mengusap rambutnya
"Lo nanti gak bete sendirian nunggu"
"Gaklah, tujuan gua kan mau cuci mata" dia cuma ngangguk ngangguk aja
"Oh gitu ya gapapa sih."
"Kenapa lo cemburu?" dia geleng kepala lalu ngecek hpnya entah untuk apa
"Nanti dulu ren ada yang nelpon"
"Ya hallo"
"………"
"Iya ini aku udah otw kampus, aku dianter sopir aku, kamu nunggu didepan kelas aja jangan digerbang, ih jangan nanti gan....." langsung kurampas hpnya ketika dia menjawab telpon dari seseorang ku lihat hpnya ternyata mati dan panggilan terakhir itu nomer aku tak ada panggilan dari orang lain selain orang yang aku kenal.
"Lo ngerjain gua?" tanyaku ketika aku sadar dikerjain Mawar, dia lalu merampas kembali hpnya
"Satu sama bukan?" ucapnya
"Gua cuma bercanda"
"Gua juga. Lo ngelakuin sesuatu yang menyimpang gua juga bisa lebih" aku ngangguk itu bukan suatu ancaman tapi suatu peringatan.
"Dimana yang lain?" tanyaku ketika aku udah sampe diparkiran kampus, Mawar, lalu Mawar turun dan aku ikut turun, aku dan Mawar masuk kedalam kampus, aku dan Mawar diliatin orang-orang.
"Anak kampus lo baru liat orang ganteng ya" ucapku, bukannya menjawab Mawar malah meninggalkanku.
"Raffa Elang dimana?" tanyaku ketika aku udah disamping Mawar
"Lo kan temennya ya tanya sendiri lah" aku dan Mawar masuk ke dalam lift menuju lantai 4.
"Lo aja yang nanya gua males ah" aku dan Mawar diliat-liatin orang yang ada didalam lift. Mawar bukannya menjawan tapi malah ngejauh.
"Wang ih"
"Berisik Reno" saat Mawar mengucapkan namaku bisik-bisik orang yang ada dilift langsung menyebut namaku
KAMU SEDANG MEMBACA
MIMPI ! [ENDING]
RomanceBEBERAPA PART DI PRIVATE SECARA ACAK + EXTRA PART, DEMI KENYAMANAN BERSAMA. FOLLOW DULU YEEAAAYY. Mimpi adalah bunga tidur, seperti namamu berasal dari nama bunga yaitu Mawar. -Reno Akbar Prayoga Putra- Saat aku bangun dari tidur ternyata semua cuma...
![MIMPI ! [ENDING]](https://img.wattpad.com/cover/87493231-64-k133610.jpg)