"Assalamualikum ayah, bisa kerumah sekarang gak? Reno muntah-muntah terus udah seminggu, kepalanya juga pusing katanya."
"Iya ayah, aku tunggu ya. Assalamualikum" sedari tadi pulang kerja Reno gak berhenti-henti muntah bolak balik kamar mandi, mukanya juga pucet banget. Sekarang Reno lagi istirahat, sebenernya dia meelarang aku menelpon ayah Rian tapi aku gak tega melihatnya kesakitan, langsung saja aku telpon ayah tanpa persetujuan darainya.
Udah 2 hari ini Reno juga gamau minum susu katanya bau, tumben banget biasanya tiada hari tanpa minum susu. Dia cuma mau minum air putih.
Tak lama bel rumah ada yang mencet pasti ayah Rian. Aku keluar dari kamar membuka pintu rumah
"Reno kenapa Mawar?" pertanyaan pertama bukan dari ayah tapi mamah Mely. Aku mencium tangan keduanya, ada 2 cewek cantik tak ada bedanya, tapi sebenernya mereka berbeda (?)
"Udah seminggu dia mual-mual mah, pusing, mintanya juga aneh-aneh banget, makannya banyak banget, kayanya sih masuk angin." ayah Rian yang mendengar ceritaku senyum-senyum dan menggeleng kepalanya
"Si kunyuk bisa sakit juga wang" aku mengalihkan pandanganku dari ayah Rian
"Suami gua tuh" omel aku pada Alyn
"Yaudah yuk kita kekamar aja, Reno lagi tidur"
"Mukanya pucet banget wang" ucap Alyssa ketika kita sudah didalam kamar dan melihat Reno tertidur dengan nyenyak dibalut selimut berwarna hitam sedang memeluk guling. Ayah dan mamah duduk dipinggir kasur samping Reno tidur sedangkan aku berdiri didekat kasur samping ayah Rian, Alyn dan Alyssa berdiri didekatku.
"Iya al, tadi pulang kerja bolak balik kamar mandi, dia muntah-muntah tapi gak ada yang keluar, udah minum obat juga. Biasanya dia minta susu strawberry biar gak mual tapi dari kemarin dia gamau minum susu katanya bau" ayah langsung memeriksa Reno, mata Reno langsung terbuka dia kaget melihat didalam kamar ramai.
"Ayah mamah"
"Udah diem, ayah periksa dulu" dia menatapku, aku meletin aja lalu pandangannya kembali pada ayah
"Aku sehat ayah, aku gak mau minum obat pokoknya" kepalanya malah dijitak ayah membuatnya meringis kesakitan
"Keluhannya?"
"Mual, pusing" jawab Reno malas
"Mawar udah berapa lama kamu telat bulanan?" kenapa ayah nanya gitu?
"Emangnya kenapa yah?"
"Jawab aja"
"3minggu yah" ayah membalik badannya lalu membisikkan sesuatu pada mamah Mely, aku, Alyn dan Alyssa saling lihat, mamah Mely langsung berdiri dan menarik aku kedalam pelukannya, pipiku cium-cium.
"Mamah kenapa?" tanyaku bingung
"Kamu akan menjadi ibu"
"HAH!!!!!"
"Sini ayah periksa kamu dulu" aku menatap Reno, dia mengangkat alisnya, aku tiduran disamping Reno. Ayah memeriksaku, tanganku digenggam sangat erat oleh Reno.
"Seperti nya dugaan ayah bener, usia kandungan kamu sudah masuk minggu ke-5. Tapi buat memastikan besok kamu.periksa ke rumah sakit atau test pack aja." ucap ayah setelah memeriksaku, aku memandang Reno bingung sedangkan Reno hanya diam tak menjawab apa-apa.
"Tapi aku gak ada gejala tanda-tanda orang hamil ayah" elakku
"Gejalanya gak kekamu tapi ke Reno"
"Kenapa bisa?"
"Rian lo jangan bercanda deh" setelah sekian lama diam akhirnya ngomong juga kamu mas, karena mulutnya songong akhirnta kepalanya di jitak ayah
"morning sickness, sindrom cauvade. Mual, muntah-muntah, pusing, perut nyeri, gejala yang biasa si istri alami jadi si suami yang mengalamin."
KAMU SEDANG MEMBACA
MIMPI ! [ENDING]
RomanceBEBERAPA PART DI PRIVATE SECARA ACAK + EXTRA PART, DEMI KENYAMANAN BERSAMA. FOLLOW DULU YEEAAAYY. Mimpi adalah bunga tidur, seperti namamu berasal dari nama bunga yaitu Mawar. -Reno Akbar Prayoga Putra- Saat aku bangun dari tidur ternyata semua cuma...
![MIMPI ! [ENDING]](https://img.wattpad.com/cover/87493231-64-k133610.jpg)