Seharian ini aku benar-benar sibuk sampai makan siang pun aku tak bisa menemani istriku. Saat pekerjaan aku sudah selesai, aku melihat hpku, banyak sekali chat dan telpon dari istriku. Yang membuat aku khawatir dia chat
"Mas, kamu mengirim orang buat jemput aku?"
"Mas, aku takut"
"Mas, dia bawa aku pergi"
"Mas, aku gak tau ini dimana"
"Mas, tolong aku"
tanpa basa basi aku langsung menelpon istriku, cukup lama aku menunggu jawabannya akhirnya diangkat, tapi bukan suara istriku yang ku dengar melainkan suara laki-laki.
"Mas tolongin aku, aku takut" itu suara istri aku
"Lo apain istri gua?" ucapku setelah tak tahan mendengar suara ketakutan dari istriku
"Gua pinjem istri lo sebentar ya" dia pikir istri aku mainan asal pinjam
"Jangan sentuh istri gua, sampe lo sentuh istri gua, gua bunuh lo" dia malah ketawa, dan itu membuat aku semakin naik darah, ingin aku bunuh dia
"Mas jemput aku, aku takut."
"Tenang aja, istri lo aman sama gua"
"Kembalikan istri gua!!! Atau gua bunuh lo saat ini juga"
"Takut" anjing nih cowok siapa sih dia.
"Lo bawa kemana istri gua? Kembalikan istri gua, dia punya gua" bukannya jawab, aku mendengar suara istriku seperti kesakitan
"Aw"
"Lo apain istri gua, bangsat"
"Gua cubit sedikit kok"
Aku berjalan menuju mobil, lalu masuk mobil, aku ingin menjemput istriku
"Gua ijin cium bibir istri lo ya, dulu gua gak dibolehin cium sekarang boleh dong" aku langsung rem mobil secara mendadak saat mendengar ucapan si bangsat ini, dan sudah ku pastikan dia mantan pacar istriku
"Bangsat, jangan main-main lo sama gua, lo sembunyiin dimana istri gua"
"Oh boleh. Makasih ya bapak direktur"
bukannya jawab dia memutuskan sambungan telpon. Aku langsung mencoba menghubungin Raffa Elang Alvaro untuk meminta bantuan mencari keadaan Mawar. Aku mengikutin gps yang tersambung dengan hp Mawar. Aku sudah janjian dengan Raffa Elang untuk bertemu di simpang jalan. Aku sudah meminta Alvaro untuk ngehubungin polisi.
"Kenapa Mawar?" itulah pertanyaan pertama dari Raffa setelah bertemu denganku disimpang jalan
"Istri gua diculik, gua gak tau siapa dia, gua rasa itu mantannya. Sekarang kita ikutin gps yang terhubung sama hp Mawar."
"Oke" Raffa masuk kembali kedalam mobil yang dikendarai oleh Elang.
Raffa Elang mengikuti arah mobilku. Perjalanan ini bener-bener jauh dari pusat kota, jalanannya juga sepi, sampai akhirnya petunjuknya berhenti disalah satu rumah kumuh seperti tak terawat. Aku natap rumah itu dan disitu ada 3 mobil. Tak ada penjaganya sama sekali. Kita bertiga turun, lalu ngangguk setelah mengerti apa harus kita lakukan.
"Udah lo siapin?" aku dan Raffa mengangguk.
"Gua kanan, Elang kiri, lo depan ren" kita bertiga mencar sesuai intruksi Raffa.
Pertama aku masuk, aku mendengar suara perempuan menangis,.suara itu tidak.asing untukku, suaranya sangat familiar, aku tau suara itu, itu suara istriku, perempuan yang sangat aku cintai. Aku mengintip sebentar untuk memastikan dan mata aku melotot sempurna, itu istri aku, kaki tangannya diikat tambang.
KAMU SEDANG MEMBACA
MIMPI ! [ENDING]
RomansaBEBERAPA PART DI PRIVATE SECARA ACAK + EXTRA PART, DEMI KENYAMANAN BERSAMA. FOLLOW DULU YEEAAAYY. Mimpi adalah bunga tidur, seperti namamu berasal dari nama bunga yaitu Mawar. -Reno Akbar Prayoga Putra- Saat aku bangun dari tidur ternyata semua cuma...
![MIMPI ! [ENDING]](https://img.wattpad.com/cover/87493231-64-k133610.jpg)