Love? -19

579 37 13
                                    

"Intinya, luka itu, diibaratkan seperti teman yang selalu ada buat kita."

---------

"Ka Gibran! Hana berangkat sekolah dulu ya?"

"Iya, hati-hati. Lang! Jagain Hana!"

"Aye-aye siap bos!"

"Titip salam buat mamah sama papah ya kalau mereka udah dateng."

"Oke."

Hana mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruangan Gibran.

Sudah 5 hari lamanya, dan Gibran masih belum diperbolehkan untuk pulang.

"Ada apa? Dari kemarin sering banget melamun?"

"Eh?"

"Tuh kan. Baru aja dibilangin."

Hana terdiam. Entah mengapa belakangan ini dirinya sering sekali melamunkan banyak hal, yang membuatnya selalu terlihat murung.

"Ada masalah?"

"Gak ada."

Gilang ikut terdiam. Belakangan ini sikap Hana terlihat berbeda.

"Itu... dari kemarin kakak mau nanya satu hal, temen kamu yang waktu itu nganterin kamu ke sini namanya Farhan?"

Hana sedikit terkejut mendengar pertanyaan Gilang, "o-oh iya, namanya Farhan."

"Kok gak pernah mampir ke sini lagi?"

"Gak tahu."

"Pacar lo ya?"

Hana membulatkan matanya, "bukan!"

"Kok rela-rela nganterin lo ke sini?"

"Gak tahu."

"Kalau dia emang bukan pacar lo, berarti tandanya dia suka sama lo Na!" ujar Gilang heboh.

Hana mengerutkan dahinya.

"Buktinya dia mau nganterin lo ke
sini, terus pas gue liat ekspresi wajahnya tuh ya, ketara banget khawatirnya."

Hana lagi-lagi terdiam.

"Na! Kok lo malah diem sih?"

"Gak mungkin dia suka sama aku Ka."

Entah mengapa mendengar ucapan Hana barusan membuat hatinya terenyuh.

Ia dapat menangkap suara Hana yang terdengar sendu.

"Gak mungkin banget dia itu suka sama aku Ka Gilang," ujar Hana sambil terkekeh.

"Kenapa enggak?"

Hana menatap Gilang sendu, "cowok yang selama ini aku suka, orangnya adalah dia."

"Farhan?"

Hana tertawa miris sembari menganggukkan kepala.

"Ya... lo gak salah kok suka sama dia."

"Salah. Salah besar malah."

Gilang terdiam, "dia tahu gak kalau lo suka sama dia?" tanyanya hati-hati.

"Tahu."

Gilang membulatkan matanya tak percaya, "gimana respon dia ke lo?"

"Ya... dia diem aja kok!" jawab Hana berbohong. Ia tak mungkin memberitahu Gilang jika ia bahkan sudah ditolak secara terang-terangan. Bahkan sudah ditolak berkali-kali.

Dan lusa lalu adalah pertama kalinya Farhan menyuruhnya secara langsung untuk berhenti menyukai dirinya.

Bahkan secara tak langsung juga menyuruhnya untuk menghapus rasa cinta yang sudah ada sejak dulu.

My Heart SpeaksTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang