21+++
Rachel Q. Anderson
Setelah kejadian 15 tahun lalu, hidupnya menjadi kelabu. Hidup bersama dengan Aunty yang merupakan satu-satunya keluarga yang dimilikinya. Pertemuan dengan seorang Lucifer merubah segala hidupnya.
Lucifer Morningstar
Pria d...
"Just Ethan, umur kita tidak jauh beda kurasa" tambahnya.
"Ah iya, kalau begitu panggil saja aku Rachel. Ini proposal untuk kerja samanya." Sembari Rachel mengeluarkan berkas yang ia bawa di sampingnya.
"Ah iya, aku sudah membacanya."
Ethan langsung menandatangani berkas tersebut, dan Rachel menyimpannya.
"Apa kau tidak apa-apa?" Tanya Ethan memastikan.
Rachel tak mengerti apa maksud dari pertanyaaan Ethan, Ia menaikan salah satu alisnya.
"Ah iya... maksudku waktu di restaurant beberapa hari yang lalu, apa kau tidak apa-apa?" Jawab Ethan sembari tertawa.
Rachel tertawa kecil, bila diingat-ingat kejadian itu memanglah konyol. Hanya saja Lucifer terlalu membesar-besarkannya.
"Ya. Aku baik-baik saja" jawab Rachel sekenannya.
"Aku dengar-dengar kau tidak lama lagi bekerja pada Lucifer. Aku hanya menawari jika kau mau bekerja untuk jadi Sekretarisku, jika kau mau let me know"
Rachel mengernyit, dari mana pria ini tau dia akan berhenti bekerja pada Lucifer. Apa pria ini memata-matainya? Rachel mendadak tidak menyukai pria ini. Jika benar ia memata-matai Rachel artinya pria ini telah mengganggu privasinya.
"Ah- eh- a- aku akan memikirkannya terlebih dahulu" hanya kata itu yang keluar dari bibir Rachel. Ia bingung harus menjawab apa.
"Ya baiklah, apa kau membawa kendaraan? Aku bisa mengantarkan mu pulang" tawar Ethan.
Dengan cepat Rachel menggeleng "Tidak perlu, terima kasih. Sebentar Lagi Lucifer akan menjemputku"
"Oh... pria itu ya. aku pergi duluan. Senang bertemu denganmu Mrs Anderson"