Hidup adalah penantian.
Di sela waktu yang terlepas, menuju ke daerah dambaan kita. "Aku akan kau dapat kan di sana."
Seperti yang pernah aku janji kan dalam cerita tidur kita.
Pasar itu telah lenyap, yang tinggal adalah sisa-sisa silam. Sewaktu nama kecil ku adalah lagu kegemaran mu. Warna kulit ku adalah penawar resah mu.
Kau bukan sekadar bias mentari; kau adalah bintang-bintang, seperti senandung ku dulu.
Desiran air sungai bukan suara mu; kau adalah danau suci di tengah gunung sansai. Pelangi itu melengkapi kecantikan budi mu.
Namun, hidup adalah penantian sebelum hujan menghapus jejak ku dalam sisa-sisa silam. Kau ada, aku yang terhapus.
Kini aku telah berada dalam cerita tidur kita dan kau adalah fajar buat nya.
ANDA SEDANG MEMBACA
Menari Dalam Gelap.
PoetryRintik-rintik waktu yang gugur di antara kita; jalan dan lorong-lorong kecil pun tak menuju maksud. Sepi kian meresap ke dinding kamar tidur kita, di mana kita berdua dalam ketiadaan; hilang dalam kewujudan. Dalam aku digulung debu-debu hitam dan ka...
