Delapan

7.4K 194 0
                                    

Flashback On

" Sa kamu cantik banget malam ini." Ujar Aji sambil memperhatikan gue dari bawah ke atas.

" Makasih, kamu juga ganteng dengan tuksedo itu." Ujar gue jujur karna memang Aji sangat tamvan udah kaya prince aja.

Setelah sampai di Jakarta gue ke rumah sodaranya Aji yang menggelar resepsi pernikahan yaitu rumah tante Dania, Disana gue berganti baju dan sedikit memoleskan bedak tipis serta lip ice agar tidak terlalu menor karna kita harus bisa berdandan sesuai usia kita tidak usah berlebihan , Gue menggunakan Dress milik Almarhum Ibu dress yang cukup simple berwarna peach yang panjangnya selutut gue dan hanya ada pita di bagian pinggangnya.

Saat ini gue dan Aji berada di dalam mobil untuk menuju tempat resepsi, Aji fokus pada jalan tapi sesekali dia melihat kearah gue dengan senyum manisnya duh makin melelh gue deket deket dia.

" Tunggu dulu Sa." Ujar Aji ketika sampai dan dia turun untuk membukakan pintu untuk gue.

" Silahkan princess."

" Thanks prince "

*-*

Sumpah ini resepsi paling mewah yang pernah gue datangi,  Tante Dania seperti putri di negri dongeng dan suaminya seperti pangeran ini sih couple goals bingow.

" Sa kita ke tante dulu yu." Ajak Aji ke gue untuk memberi ucapan selamat kepada tante Dania.

" Selamat yah Tan Om, semoga menjadi keluarga bahagia dan segera memberi Aji Om Aldo junior. " Ujar Aji.

" Makasih Ji, pasti dong Om bakalan buat yang lucu lucu." Balas Om Aldo.

sedangkan tante dania oipinya sudah merah seperti tomat mendengar perkataan Aji dan suamibnya.

" Selamat yah Tan Om." Ujar gue.

" Maksih Sa, kamu cantik banget. pantesan Aji ngeliat kamu terus , tante tadi ngiranya bukan kamu." Ujar Tante Dania.

" Ah iyaa makasih tante juga cantik kaya princess." Gue tersenyum tulus.

*-*

" Sa sebentar yah tadi aku di suruh poto keluarga dulu, gapapa aku tinggal sebentar jangan kemana mana yah."

" Iyaaa gapapa."

Disini gue gak kenal siapa siapa, gue haus dan memutuskan mengambil minuman tapi ketika itu gue melihat ada air mancur di belakang ada seperti taman sebuah tempat yang tidak begitu ramai hanya ada sebagian orang disana, gue pergi menuju taman itu disana juga ada makanan dan minuman.

ketika gue mengambil minum tiba tiba ada tangan yang akan mengambilnya juga, ketika gue melihat siapa pemilik tangan itu..

DEG

Gue ngerasa pernah melihatnya tapi dimana ,batin gue.

Gue memutuskan kontak mata dan pergi meninggalkannya, gue ingat dia cowok sialan yang waktu itu di club yang ngambil mahkota gue dan sialnya dia ninggalin gue di hotel.

Kemudian dia menarik tangan gue.

" Apa kita pernah bertemu?" Tanya Cwo itu.

" Sepertinya lo salah orang" Kata gue bohong dan segera melepaskan cekalan tangannya.

Siapapun selamatkan gue,batin gue dan pergi menjauh.

*-*

" Aduh Aji belum beres fotonya."

Gue takut kalau ketemu cowok itu lagi.

" Marisa?" panggil seseorang.

Gue melihat siapa yang memanggil gue tapi dia siapa wajahnya serasa familiar buat gue.

My Secret RomanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang