#ceritaBonus1

28.6K 2.5K 224
                                        

Tik tik tik! Tik tik! Klik!

Dipa melirik ke kiri dan ke kanan. Di laboratorium komputer siang itu, Dipa hanya bisa mendengar suara jemari-jemari yang beradu dengan keyboard dan mouse, serta suara pendingin ruangan yang begitu keras.

"Dip, kalo pelajaran komputer, jangan duduk di deket AC," celetuk Dio satu hari.

"Kenapa emangnya?"

"Ngeri lah! AC-nya udah uzur begitu, kalo tiba-tiba copot dari tembok terus nimpa lo gimana?!"

Dipa mengernyit. Mulutnya menganga. "Apa hubungannya AC tua sama copot dari tembok? Gila kali lo."

Dipa mengabaikan ucapan Dio. Dia tetap duduk di tempat favoritnya, yaitu sebuah sudut yang dekat dengan pendingin ruangan. 

Tak ada yang mau duduk di kiri kanan Dipa. Alasannya sama seperti kata Dio, takut tertimpa. Buat Dipa tak masalah, justru lebih bagus. 

Pak Dugi, guru komputer mereka, akan sulit melihat layar monitor Dipa dari jarak jauh. Pasalnya, di sudut inilah dia bisa diam-diam browsing sambil mengerjakan tugas. 

Seperti sekarang, Dipa yang sedang mengerjakan soal ulangan pelajaran komputer sambil browsing.

"Waktunya tiga puluh menit lagi," kata Pak Dugi.

Dipa melihat soal terakhir yang belum dikerjakannya. Ah, ini gampang, ucapnya dalam hati. Diliriknya sekali lagi teman-temannya yang masih sibuk mengerjakan soal. 

Dipa membuka aplikasi browser di komputernya dan mengetik.

L-A-R-A-S. Sjahrir.

Hasil pencarian di internet memuat profil seorang wanita muda yang cantik dengan rambut ikal seleher. 

Banyak foto-fotonya menunjukkan latar belakang nama salah satu stasiun televisi di Indonesia. Dipa menelan ludah. 

Terlalu banyak foto dan informasi yang bisa dipilihnya. Akhirnya Dipa memutuskan untuk mengklik laman Wikipedia.

Laras Sjahrir (lahir di Stockholm, 13 Januari 1980; umur 37 tahun) adalah pembaca berita dalam program News Highlight di INC TV. 

Ayahnya yang adalah seorang diplomat membuat Laras sedari kecil berkesempatan tinggal di berbagai negara, sebelum akhirnya kembali ke Indonesia dan menyelesaikan seluruh masa pendidikan SMA-nya di Jakarta.

Laras mendapatkan gelar Bachelor of Science in Economics dari Wharton School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat. Selain itu ia juga berhasil gelar Master of Science in Finance dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat.

Saat tengah mengenyam bangku perkuliahan, Laras sempat menjalani magang di beberapa perusahaan bergengsi di Amerika Serikat, seperti JP Morgan & Chase dan Goldman Sachs. 

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Laras sempat bergabung dengan majalah ekonomi Bloomberg Businessweek di New York dan dari sinilah dia mulai meniti dunia jurnalisme. 

Pada tahun 2007, Laras kembali ke Indonesia dan bergabung dengan stasiun TV INC sebagai jurnalis hingga saat ini.

Kening Dipa berkerut membacanya, begitu menghayati seolah sedang membaca karya sastra saja. Jadi, Laras ini menghabiskan sebagian besar masa hidupnya di luar negeri. 

Sudah lama menetap di Amerika, mendapat pekerjaan yang mapan, lantas mengapa Laras kembali ke Indonesia?

"Dipa, kenapa malah browsing?"

RIVAL [Sudah Terbit]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang