7. makan malam

1K 62 0
                                        

"lia sttefia" terdenger suara laki laki tengah berbicara di sebelahnya namun itu bukan suaran ayahnya.

"ah iya om" jawabnya bingung

"apakabar nak?" tanya lelaki yang seolah akrab, dan lia tidak mengenalnya.

"baik om" jawab nya dengan senyum yang begitu manis

" kamu pasti bingung ya siapa om" tebak lelaki setengah baya itu

"ah iya om" saat ini ia sedang menggaruk garuk kepalanya

"kamu lupa yah, dulukan om sering main ke sini waktu kamu TK" jelasnya om mengingatkannya

"oh yah om, maaf ya om lia lupa"

setelah pembicaraan singkat antara om iwan dan lia, mereka makan bersama, canda tawa terdengar sangat bahagia pada malam ini seolah olah langit menjadi saksi betapa bahagianya lia ketika mendengar cerita masa kecilnya dari om iwan, tak lama setelah mereka selesai makan mereka bergegas pergi ke suatu tempat kali ini adalah permintaan om iwan untuk mengajak lia dan kedua orang tuanya, kali ini mereka berada di pusat perbelanjaan, kata ibu ibu sedang ingin membeli sesuatu, dan ayah bersama dengan om iwan pergi bersama ibu, namun beda hal dengan lia, dia hanya di suruh menunggu di sini, ya dia di suruh duduk di salah satu tempat makan, saat ini lia udah di pesanin makanan sama om iwan. katanya di suruh nunggu di sini. Entar anaknya bakal datang, tapi sekarang hampir 30 menit tidak ada siapa pun. Lia merasa sangat bosan, "apa apaan ini apakah om iwan mempermainkan ku" gerutunya dalam hati.  iya merasa ini sangat lama karna ini membosankan, dia sendirian tak ada yang menemani dia sungguh merasa ke sepian di sini, namun tak selang beberapa waktu terdengar suara yang memanggilnya.

"lia stefia" suara ini berasal dari belakang tubuh lia

"ah iya" jawab lia dengan mengatur mimik wajah agar terlihat bahagia
namun yang terjadi adalah " lu ngapain ke sini sih"

"aku di suruh papah ku untuk menemani mu di sini" jawabnya singkat

"terus" ini adalah jawaban yang membuktikan bahwa ia tidak suka dengan semua ini

"ya sekarang aku mau duduk, terus pesan makan, terus nemenin kamu sampe papah aku kembali" jawabnya panjang lebar untuk menjelaskan ke lia

"ah yaudah" ini sungguh pembuktiakan bahwa lia tidak suka dengan ini

"ya, sorry ya tadi gua ngga bisa dateng di acara makan malam keluarga lo"

"ah iya nggak papa, santai aja"

"oh iya, papah ku udah cerita apa aja"

"cuman ceritaain kekonyolan gua waktu kecil"

"sekarang kamu percaya"

"percaya apa"

"kalo aku itu temen masa kecilmu"

"nggak juga sih, soalnya gua nggak ingat waktu itu, hehehe"

"perlu gua ceritaain ulang"

"nggak perlu gua udah percaya kok, meski gua ngga ingat apa pun"

"okeh, gini aja"

"apaan"

"lo inggat gak sama cowok yang ngasih lo eskrim di taman, saat lo diem duduk di ayunan"

"kek nya gua inggat sama tu anak tapi gua lupa siapa namanya"

"nah itu gua lia"

"masa sih beda tau"

"ya allah lu itu sebenernya ingat sama gua tapi kenapa kek gitu sih"

"apaan sih lu, gua emang bener bener lupa"

"yaudah iya, terus satu lagi nih lo inggat gak dulu ada cowok yang pergi keluar kota tapi sebelum dia pergi dia pergi ke rumah lo dulu buat minta ijin terus lu nangis, nangis minta ampun nggak bisa di bikin diem kecuali gua yang ngajak lu keluar terus ngasih sesuatu sampe lu berhenti nangis"

JAGA AKU DAN HATIKUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang