6. Beri aku waktu

1K 60 2
                                        

tringgg....
kembali terdengar suara lonceng yang hampir membuat semua orang bahagia, ya ini adalah waktunya mereka untuk pulang.

namun berbeda dengan lia, yang kini hanya duduk termenung di kelasnya, dia merasa bingung dengan kejadian beberapa hari ini, "seorang laki laki yang menundukan pandangannya ketika ku tatap, seorang lelaki yang solehah, dan seorang laki laki yang mampu membuat ku keneteskan air mata karna suara merdunya, namun kenapa dia seakan berubah dalam sesaat, yang tadinya menundukan pandangan ketika melihat ku namun sekarang dia berani membonceng ku" beribu pertanyaan tersirat di kepala lia, dia bukannya senang melainkan hal ini membuat nya pusing, ya hingga saat ini dia masih duduk di kelasnya tanpa ada rasa ingin keluar dari kelas yang kini sunyi dan tak ada satu orang pun di sana.

Tak kala ia menatap lorong meja nya unttuk mengeluarkan tasnya, pada saat ini sebuah buku jatuh dari bawa mejanya, ya itu buku yang kemaren yudha ajukan untuk lia baca, namun setelah lia melihat buku itu seakan dia terbawa suasa dan tersenyum ketika melihat tulisan sampul itu *bimbing aku menjadi lebih baik* seolah kalimat itu mampu menghipnotis lia untuk tersenyum sebelum membacanya, jujur saja saat ini lia tidak ingin meninggalkan kelasnya, kenapa? karna dia tidak ingin pulang bersama yudha, ya dia tidak ingin merepotkan nya dan lia juga tidak ingin membuat dirinya semakin pusing dengan kalimat yang nanti akan yudha katakan, apalagi tadi pagi yudha mengajaknya untuk berbicara untung saja waktu itu lonceng masuk berbunyi, seolah Allah tau saat ini aku tak ingin mendengarkan ocehannya.

Namun selang beberapa detik, ada seseorang yang mengetuk pintu kelas dan mengucapkan

"assalamu'alaikum"

lia mendengar kalimat itu namun ia tidak ingin menatap ke luar karna ia yakin kalau itu hanyalah yudha, ia ingin menghidar saat ini, ia tak ingin terus di suruh untuk mengingat yang sebenarnya memang tidak pernah ada dalam kisah perjalanan hidup lia.Namun egonya itu seakan luntur ketika mendengar suara orang di balik pintu itu kembali mengeluarkan suaranya.

"kak, ini aku Ryan, kenapa kaka masih ada di sini" tanya nya dengan penuh khawatir.

"oh kamu yan, maaf yah tadi kaka terlalu fokus dengan buku yang sedang kaka baca" lagi lagi lia berbohong, tapi yasudah lah

"kaka ngga pulang? papah kaka nggak jemput? mau aku anterin ka?" katanya sambil melontarkan 3 pertanyaan sekaligus, seperti wartawan belum juga di jawab udah di todong pertanyaan hehehe.

"ah, nggak usah de, kaka bisa pulang sendiri kok, ini kaka udah pesan ojek online, yaudah kaka duluan yah de"

"ah iya ka" kembali iya merasa Kecewa karna sudah dua kali lia menolak niat baiknya.

sesampainya lia di depan haltel sebenarnya dia belum memesan ojek online namun baru sekarng ia mencek hp nya untuk memesan, lagi lagi satu suara terdengar di hadapannya.

"ya yuk pulang"

"ah ngga, ngga perlu yud, aku udah pesan ojek online kok, aku ngga mau repotin kamu" alibi lia untuk menghindari yudha.

"nggak aku nggak repot kok , aku cuma mau nunjukin sesuatu sama kamu"ajaknya agar lia mau ikut bersamanya

"nanti aja yah yud, aku lagi cape, aku yakin kamu juga cape kan yaudah kamu pulang aja yah, bentar lagi jemputan ku datang kok, lagi pula aku nggak enak di bonceng sama cowo" kali ini ia mengeluarkan isi hatinya meski hanya setengah dari isi hatinya dan semoga saja yudha bisa memahaminya.

"yaudah aku tungguin sampai jemputannya datang yah" lagi lagi yudha memaksa kehendaknya

"kenapa anak ini terlalu egois ya allah lunturkan egonya, bantu aku menahan emosi ku untuk orang satu ini ya allah, jangan buat aku meninjunya karna aku terlalu pusing dengan semua ini" doa dan gerutunya di dalam hati

selang beberapa detik jemputan lia datang dan lia langsung saja naik lalu pergi tanpa menghiraukan yudha yang sedari tadi menemaninya.

sesampainya di rumah lia mengucapkan salam dan mencium punggung tangan ibunya lalu masuk ke kamar, ya dia yang selalu riang kini berubah menjadi diam, kali ini dia pusing dengan semua teka teki aneh dan hatinya yang selalu berdegub ketika mendngar suara ataupun menatap mata yudha, belum lagi ayah dan ibunya yang tak mau menceritakan apapun kepadanya.

Dan kali ini ia hanya menatap layar ponselnya yang begitu senyap, sesenyap hatinya, namun tidak untuk otaknya .

next
kini ia menatap layar handponnya itu lalu membuka wattsap yang kemaren terus berdering, namun tak di hiraukan oleh lia, dan ternyata satu pesan masuk dari handponya

*yudha abraham salih*

Rabu 24 januarry

maaf jika kamu terkejut dengan pernyataan ku tadi, sejujurnya aku tidak ingin mengatakan itu namun aku juga tidak ingin berbohong sama kamu karna pertanyaan mu tadi.

hari ini pukul 16:30
aku tau jikalau kamu risih dengan apa yang ku lakukan hari ini, aku tidak mempunyai niat apapun selain membantumu dan untuk ku menjagak mu ke sesuatu tempat itu hanya sebagai tempat untuk mengingatkan mu terhadap ku

ya allah entah dari mana ia mendapatkan nomer ku, dan apa yang ia katakan seolah olah membuat ku pusing, lia hanya membaca pesan itu tanpa membalas nya sama sekali, kali ini ia memang benar benar ingin sendiri.

beberapa menit kemudian ia tertidur di kamarnya sepertinya ia sangat capek hingga tak mendenger ketukan pintu ibunya dari luar

"ya, lia, lia stefia, bukain pintu nak"

hampir 10 kali ibunya mengulang kalimat itu dan ketika akan di ulang untuk ke 11 kalinya baru ia membukaKan pintu,

"iya mah"

"makan dulu yuk, papah mu udah nunggu"

"iya mah" jawabnya singkat Sejujurnya ia sangat cape dan kali ini ia ingin sendiri.

"ya ingat yah, kamu pas ke meja makan pake hijab mu" perintah mamah

"kenapa mah, ada tamu" tanya lia bingung

"pokok nya pakai aja, yaudah mamah duluan yah"

jeng jeng......

siapa itu lelaki yang duduk di sebelah ayahnya yang kini sedang tertawa, namun sayang badanya membelakangi lia, masa bodo lah lia nggak mau tau juga namun, saat lia duduk ada satu kalimat yang terdengar dan suara itu seakan mendekat di telinganya

"lia stefia"

"ah iy......."

heheheheh mau tau siapa yang bertamun kerumah lia dan sedang makan malam di rumahnya malam ini

Coba tebak sendiri dulu yah😂

JAGA AKU DAN HATIKUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang