02▶ about family

3.3K 130 27
                                        

"Yah, please! Udah bagus Gara mau kesini,"
- Sagara

----

Dengan raut andalannya, seorang lelaki berbalut jaket hitam melangkah santai masuk kedalam sebuah tempat gelap yang amat bising.

Setelah bersapaan pada beberapa orang disana, ia berhenti didepan bartender yang sedang sibuk melayani orang-orang.

"Bro," sapa Gara pada orang itu.

"Wah, datang juga lu, Bro." Zeanno, bartender yang masih berusia dua puluh tahun itu langsung gembira saat melihat Gara. Ia meninggalkan pelanggannya dan menyuruh temannya melayani mereka, sementara dirinya menghampiri Gara.

"Minum?"

Setelah duduk dikursi bar, Gara hanya menggerakan kepalanya. Seakan memberi kode dan Zeanno mengerti itu.

"Mau berapa gelas nih, Bro?"

"Segelas aja buat hari ini, abis ini gue mau cabut."

Zeanno mengangguk, ia pun mulai membuatkan pesanan Gara. Sembari menunggu minumannya datang, Gara memilih mengecek ponselnya.

Baru saja mengaktifkan handphone, beberapa puluh pesan langsung masuk, membuat Gara mendesah pelan. Ia membuka salah satunya.

Orang asing :
Bang, ada dimana? Udah ditungguin mama sama ayah

Orang asing :
Ayah udah bilang kalo sore ini abang harus pulang kerumah kan?

Orang asing :
Udah jam tujuh elah. Lo ditungguin daritadi nih bang. Dua jam lagi mereka mau pergi. Buran bang

Setelah membaca pesan itu, Gara langsung mengetikan sebuah balasan.

Sagara :
Sabar bego

Selesai dengan itu, Gara beralih pada Group chat teman-temannya. Tertera puluhan chat yang belum terbaca pada Group itu, tapi Gara terlalu malas jika harus men-scroll chat.

Defarga :
Ga, kemane sih lu

Ali-Vando :
Lo angan ladenin itu, Ga! Cuekin bae. Lo terima, gue gade nih macan lo

Ali-Vando :
Duh sampe tipoh

Defarga :
Halah sok-sokan gade macannya Gara. Aslinya mah lu skrg udeh panas dingin kan ngetik gitu

Defarga :
Itu Gaaa, dodo mau gadein macan lo. Dia enek idup katanya

Defarga :
Hahahaha

Ali-Vando :
Gue santet onlen lo, tai

Tanpa disadari, Gara terkekeh kecil dengan duo kampret yang everywhere everytime selalu berdebat dan saling mengejek.

Satu jempol Gara men-scroll kebawah, ketika beberapa pesan barusan masuk.

Avan :
Jm 8 Ga, dirmh gue

GarahanaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang