11-friend or enemy?

2.9K 123 1
                                        

Samuel Pov's.

Selesai latihan sama ceres (cewek rese) dan Kepala sekolah buat Lomba PB, gue langsung bergegas buat pulang. Hari ini gue nggak sabar buat pulang karena Bokap gue bakal pulang dari luar negri.
Gue udah menanti hari ini sejak lama, gue udah terlalu kangen sama Bokap gue.

Dan saat gue sampai di rumah, gue di sambut hangat oleh Sena, adik tunggal gue. Setelah itu,Gue langsung nyari dimana bokap gue sekarang.

"Bun, Ayah mana?" Tanya gue sumringah ke Nyokap gue yang lagi masak.

Mukanya sedikit bingung.

"Bun?" Pekik gue lagi.

"Anu, A ayah sedang ada urusan mendadak di lua.."

"Oh. Jadi dia nggak pulang?" Potong gue.

Senyum di wajah gue pun perlahan memudar. Kapan Bokap gue bakal pulang?. 2 tahun terakhir dia pulang. Apa dia nggak kangen sama Gue,sena ataupun Bunda?.

"Sam." Pekik nyokap gue.

Gue pun berhenti lalu menghadap ke arah nyokap gue.

"Nggak papa Bun, sam tau Ayah pasti sibuk." Ucap gue santai.

Tapi dalam batin gue rasanya sesak. Gue takut rasa sayang gue ke Bokap gue bakal berubah jadi benci.

Gue pun putusin buat Mandi dan tiduran di kamar, sampai ada notif Line masuk.

DarerenHandsome_

17.23

Sam. Lo bisa ke sini gak?

17.44

Emang kenapa?

17.45

Kakak gue lagi ada urusan. Fino, Raka sama yg lain juga sibuk. Lo bisa gak nemenin gue semalem aja?

17.46

Oke.

17.50

Thanks Bosquee♡♡.
Read.

...

Setelah itu Samuel bergegas pergi ke Rumah Sakit. Setelah sampai di pintu masuk Rumah Sakit ia berpapasan dengan seseorang yang ia kenal. Malah sangat ia kenal.

"Boby?" Batin Samuel.

Saat melewati Boby, Samuel maupun Boby acuh satu sata lain. Bahkan seperti orang tidak saling mengenal. Dulunya saat SMP mereka adalah sahabat dekat namun karna kejadian itu persahabatn Boby dan Samuel hancur.

Sekilas Samuel flashback masa lalunya dengan Boby. Masa lalu yang begitu manis tapi berujung Pahit. Namun hanya sekilas, setelah itu ia membuang pikiran tersebut dan fokus berjalan menuju kamar Daren.

Saat memasuki Kamar Daren, ia mendapati Daren yang sedang berbaring di ranjang sambil memainkan Ponselnya.

Mata Samuel tertuju pada beberapa obat dan segelas air di atas Nakas. Ia tahu kalau Daren sangat membenci obat. Namun bagaimana Daren akan sembuh Jika obatnya tidak pernah di minum?.

Samuel berjalan santai mendekati Daren.

"Hhe Bosque udah sampe nih." Ucap Daren tanpa mengalihkan pandangannya dari Layar ponselnya.

Dan Tiba-tiba Samuel merebut Ponsel Daren Paksa.

"Woy, balikin!" Teriak Daren meminta Ponselnya kembali.

Anak SMA (TAMAT) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang