.
.
.
.
5 tahun yang lalu
"DASAR PEMBUNUH"
"PENCULIK GILA SYUKURLAH KAU MATI"
"Astaga ada apa dengan dunia KPOP, kenapa anak seorang kriminal bisa di debutkan"
"Omoo aku menyesal pernah menyukai grup ini."
"Iya aku juga menyesal."
"Astaga, AKU BISA GILA kalau begini, padahal aku sangat menyukai Jungkook."
"Benar, aku juga menyukai Jin dan Suga."
"Jungkook sangat berarti bagiku, aku ingin menangis rasanya jika seperti ini"
"FIX. Aku keluar dari fandom"
"Aku tidak mau lagi menyukai teman dari seorang anak pembunuh."
"Psikopat gila."
"Sepertinya Bigheart ent sedang sial, hahaha."
"Sungguh kasihan Kang Group, baru saja berduka dan sekarang harus berduka lagi."
"Benar sekali, Putri Kang Group juga sangat cantik dan berbakat. Aku tidak menyangka ini akan terjadi padanya."
"Aku sangat menyukainya. Dia adalah pianis muda cantik, dan berbakat. Ini sungguh tidak adil untuknya."
"Dia adalah pianis idolaku. Aku selalu menghadiri resitalnya. Aku sangat membenci grup ini:("
"Aku berharap grup idol ini bubar, lagu mereka juga tidak ada yang bagus."
"Haha. Benar, lagu-lagu mereka sangat membosankan."
"Sangat payah. Merusak citra idol"
"Aku keluar dari fandom."
"Aku juga."
"Aku juga"
Hari ini adalah hari pemakaman ibunya. Tak banyak yang datang melayat. Hanya beberapa kenalan ibunya dan kenalannya di agensi. Padahal Taehyung tahu bahwa kenalannya dan ibunya pasti lebih banyak dari ini. Mengingat pekerjaan ibunya sebagai sekretaris perusahan Kang Group.
Semua ini pasti karena fitnah itu. Orang-orang enggan mengantar jenazah ibunya ke tempat peristirahatan terakhir hanya karena fitnah itu. Taehyung masih tidak habis pikir. Bisa-bisanya hidup ibunya yang telah didedikasikan untuk melayani segala urusan perusahaan bahkan sampai urusan rumah tangga keluarga itu, malah berakhir menjadi bumerang di ujung usianya.
Setelah prosesi selesai, Taehyung memberanikan diri membuka ponsel yang sudah beberapa hari tak dipegangnya. Dan luar biasa. Tangannya sampai bergetar. Wajahnya kini penuh akan kemarahan. Disana ada banyak komentar tidak masuk akal. Komentar-komentar itu berasal dari postingan foto rangkaian bunga bertuliskan,
"SELAMAT JALAN PEMBUNUH".
Seseorang yang tidak dikenal siapa, telah memposting, dan muncullah komentar-komentar ini. Taehyung berlari keluar untuk memastikan benar tidaknya rangkaian bunga bertuliskan kalimat biadab itu. Dan ternyata.....benar. Rangkaian bunga itu nyata. Terletak tepat di depan pintu masuk.
Taehyung tersandar di dinding depan rangkaian tersebut. Seketika napasnya naik turun, kepalanya pusing seperti terbentur hebat. Sakitnya seperti dilempari batu bertubi-tubi. Seketika komentar-komentar itu masuk ke kepalanya dan berputar cepat. Bayangan wajah ibunya selama 20 tahun usianya hidup bersama, serta fakta buruk kematian ibunya yang sangat tidak adil, berbenturan hebat menciptakan delusi hitam putih yang membuyarkan pandangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MEMORY || KTH [SUDAH TERBIT]
FanfictionROMANCE-FANTASY Kim Taehyung x Kim Sejeong Tidak ada yang pasti, nyata dan palsu. Semua hanya ilusi dan manipulasi. Kau takkan mempercayainya sampai melihatnya dengan mata kepala sendiri. Jika tak bisa, maka kau cukup berusaha mengingat kembali mem...
![MEMORY || KTH [SUDAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/174688110-64-k916353.jpg)