Reyhan meneguk satu gelas wine miliknya lalu memberikan sebuah amplop coklat yang berisikan uang.
"Kerja bagus kalian boleh pergi"
Orang-orang itu pergi, lalu datanglah Angel membawakan makanan untuk Reyhan yang belum makan malam.
"Sayang aku bawain makanan buat kamu" Reyhan menyambut kehadiran Angel dengan hangat ia langsung memeluk Angel.
"Aku mohon Angel hentikan semua ini, aku gak sanggup sakitin kamu aku gak mau hianatin kamu"
Angel membalas pelukannya.
"Ini cara terbaik buat kita berdua, kamu tau kan Mama kamu gak suka sama aku dengan ini aku bisa leluasa deket sama kamu"
"Tapi aku...mmmm"
Mulutnya di bungkam bibir sexsi Angel, mereka berciuman dan berakhir di Ranjang.
.
.
.
.
Kinara terus tersenyum mengingat kejadian Reyhan membantunya.
"Sayang ada cari kamu?"
"Siapa ma?"
"Katanya bodyguard bos kamu"
Aluna langsung berlari dia pasti mengantarkan mobil Kinara yang sudah di perbaiki oleh Reyhan.
"Loh kamu?"
Orang itu pria yang memberikan sapu tangannya ketika Kinara menangis tadi.
"Maaf nona, tuan Reyhan memerintah saya untuk mengantarkan mobil dan barang anda"
"Oh terima kasih yah"
"Kalau begitu saya permisi dulu"
Baru saja orang itu berbalik Kinara menghentikan langkahnya.
"Tunggu, biar saya anter Kamu" tawar Kinara namun di tolak halus oleh orang itu.
"Tidak usah Nona Saya takut merepotkan"
"Gak kok itung-itung balas budi, sebentar yah saya ambil jaket dulu"
Kirana yang baru turun dari kamar menegur Kinara yang mengambil jaketnya.
"Mau kemana lo?"
"Kepo banget sih ibu guru bye"
Mereka langsung pergi.
"Biar Saya yang menyetir nona"
"Oh ok"
Kinara memberikan kunci mobilnya ia duduk berdampingan dengan orang tersebut.
"Oh iya kita belum kenalan, Kinara kalo nama kamu siapa?"
"Nama saya Bima"
Mereka melanjutkan perjalanannya yang di penuhi keheningan.
"Maaf nona apa saya boleh bertanya?"
"Boleh, emang mau nanya apa?"
"Apa anda memiliki saudara kembar?"
Kinara tersenyum tandanya mengiyakan pertanyaan yang diajukan Bima.
"Iya, dia kakak saya wajah kami memang sama tapi sifat dan hobby kami berbeda"
Bima mulai tertarik mendengarkan cerita Kinara.
"Dia Kirana, tomboy, urakan, arogan, ceroboh hobbynya bermain gitar tapi anehnya kenapa ia bisa jadi guru?"
"Apa ada sesuatu yang bisa membedakan kalian?"
Kinara menunjuk tangannya yang terdapat luka jahitan yang begitu panjang, Bima bingung maksud Kinara menunjukan lukannya pada dirinya.
"Aku memiliki luka jahitan di tangan karena kecelakaan dulu, sedangkan Kirana tidak memilikinya gampang membedakan kami. Kamu suka yah sama dia?" tebak Kinara dari gerak-gerik Bima.
"Maaf Nona sudah sampai, terima kasih sudah mengantarkan saya"
"Iya, kalo gitu saya permisi salam untuk nenek"
Kinara langsung pergi, dan Bima langsung masuk kedalam basement.
.
.
.
.
"Maafin aku Sayang gara-gara aku kamu dimarahin Nenek sama mama kamu" ucap Angel sambil memeluk Reyhan.
"Ini bukan salah kamu ko, ini salah Kinara"
Reyhan mengelus rambut Angel penuh kasih sayang dan cinta membuat Angel senang karena Reyhan hanya mementingkan dirinya bukan orang lain.
.
.
.
.
Pagi hari dihebohkan dengan pemberitaan tentang Kinara yang membuat perusahaan raksasa itu mendapatkan tender besar karena tindakan yang bisa di bilang bodoh, Kinara mematikan tv lalu beranjak dari duduknya ia pun berangkat ke kantor dengan mobilnya tapi sebelum masuk mobil langkahnya terhenti karena ponselnya berdering panggilan dari nomor tidak dikenal.
"Nomor siapa ini?" karena penasaran Kinara menjawab panggilannya dan ternyata itu Nenek.
"Hallo Kinara kamu bisakan kerumah saya?"
"Tapi pekerjaannya gimana Nyonya besar? Saya takut dimarahi pak Reyhan"
"Bos kamu itu saya jadi gak usah pikirin Reyhan,kamu taukan rumah yang semalem kamu anter bodyguard saya?"
"Saya tau, Saya segera kesana"
Sambungan langsung terputus dan Kinara menuju ke tempat semalam ia mengantarkan Bodyguardnya nenek.
.
.
.
.
"Siapkan sarapan banyak karena kita akan kedatangan tamu, ibu juga bakalan ngadai pers sama beberapa tv nasional dan internasional nanti siang di hotel milik kamu Reyhan"
"Ngapain adain pers Bu?"
"Ibu bakalan umumim pernikahan Reyhan"
Mereka langsung tersedak oleh ludah mereka sendiri.
"Pernikahan? Emangnya Reyhan mau nikah sama siapa?" mamanya meminta agar ibunya memberi tau siapa calon yang pantas menjadi menantu dari keluarga terpandang ini
"Ada ibu sudah punya calon yang pantas untuk Reyhan, Reyhan pasti udah kenal orangnya cantik baik lagi"
Reyhan tersenyum ternyata neneknya begitu manis ia ingin menikahkan Reyhan dengan Angel itu nama yang muncul dalam benak Reyhan gadis pujaannya. Herman datang bersama Kinara di belakangnya.
"Maaf saya telat nyonya besar"
Kinara memberi hormat padanya, lalu nenek menghampirinya dan membawanya duduk didekatnya.
"Kamu ngapain disini Kinara?"
"Nenek yang suruh dia kesini, kenapa kamu gak suka?"
"Gak, maksud aku gpp "
"Ayok kita sarapan bersama"
Mereka sarapan bersama, Kinara begitu dekat dengan nenek bahkan mereka saling menyuapi satu sama lain membuat Mamanya Reyhan risih dan tidak suka dengan Kinara.
KAMU SEDANG MEMBACA
KINARA & REYHAN
RomanceSebelum baca budayakan Follow Authornya....💞💞 Masih ingat dengan Kinara dan Kirana anak kembar Yusuf dan Aluna yang ada di Novel CINTA DUDA KEREN? aku bikin cerita kisah Kinara, disini kisahnya bakal di penuhi konflik dan skandal percintaan dan sa...
