9 ~ Hukuman ~

1.4K 108 23
                                        

Tuhan inikah hukuman untukku ?
Inikah rencana takdirku ?
Tuhan aku bertanya !
Kenapa harus aku ?
Jika luka yang kau jadikan hukuman
Maka bolehkan aku meminta cinta sebagai hadiahnya ?

~ Rian

Aku baru saja ingin memejamkan mataku Sampai ku dengar handphone ku berbunyi, pertanda ada panggilan masuk, ku lihat nama penelpon itu sekilas kemudian menjawab panggilan darinya.

" Kenapa Vin ? " Tanya ku singkat

" Gue Aero temen Kevin, dia lagi di apartemen gue, tadi dia mabuk berat dan nggak mungkin gue bawa ke pelatnas " kata orang di seberang yang langsung membuatku membuka mata lebar rasa kantukku mendadak hilang mendengar kabar bahwa Kevin mabuk.

" APA !!!  Mabuk ? Yang bener Lo ? " Tanya Rian

" Buat apa gue bohong ? Gue serius, gue hubungi Lo cuma buat kasih kabar "

" Oke, kirim alamat apartemen Lo, besok pagi gue bakal jemput dia " kata ku akhirnya

" Oke, abis ini gue kirim "

" Thanks ya "

" Santai, Kevin juga temen gue "

Setelah itu panggilan diakhiri, ada apa sama Kevin ? Perasaan tadi pagi baik-baik aja malah dia bahagia banget, tapi kenapa malem ini jadi mabuk ?. Ini pasti ada hubungannya sama orang yang pergi sama Kevin pagi ini, tapi siapa ?. Sifa ? Kayanya nggak mungkin, Kevin nggak mungkin sebahagia itu kalau pergi sama Sifa, jadi dia pergi sama siapa ? Atau mungkin... Eva ?.

Ku cari nomor telvon milik wanita itu dan setelah menemukannya aku segera menekan tombol panggil, cukup lama aku menunggu hingga panggilan dariku terjawab.

" Halo Va, maaf gue ganggu, gue cuma mau tanya tadi pagi Lo pergi sama Kevin ya ? " Tanya ku to the point

" Iya... " Jawab Eva dengan suara serak dari apa yang ku dengar ia pasti sedang menangis

" Kalian ngapain ? Sampe si Kevin mabuk ? " Tanya ku lagi

Hening sesaat, tapi aku yakin panggilan dariku belum diakhiri.

" Kita cuma jalan aja, dan soal Kevin mabuk gue ngga tau apa-apa "

" Lo yakin ? Atau Lo bilang sesuatu gitu yang bikin dia down ? "

" Gue nggak tau, maaf ya Jom gue capek dan gue masih di jalan mau pulang, gue tutup ya " kata Eva kemudian memutuskan sambungan.

Baiklah bisa ku simpulkan pasti mabuknya Kevin ada hubungannya sama Eva. Kenapa masalah mereka tak pernah usia sih ? Salah apa kedua sahabatku itu Tuhan ? Kenapa engkau menghukum mereka seperti ini ?. Aku mohon Tuhan berikan penyembuh luka bagi mereka.

🍒

~ Eva

Saat ini aku masih berada di perjalanan menuju rumah bersama Bima, ucapan Rian tentang Kevin mabuk benar-benar menggangguku, aku merasa bersalah akan apa yang menimpanya. Tapi aku rasa ini adalah jalan terbaik,  lama-lama kamu pasti bisa lupain aku Vin, dan lama-lama luka kamu akan sembuh, dan saat kita bertemu lagi nanti mungkin kamu sudah bersama dengan istri kamu yang kamu sayangi atau bahkan anak-anak kamu yang lucu, sungguh aku tak sabar menanti hari itu, walau aku tau mungkin hari itu juga adalah hari dimana aku makin hancur.

" Maaf.... " Kata seseorang yang kini berada di sampingku

Aku menoleh sekilas kearahnya dan kembali menatap keluar jendela.

Labirin || kevin sanjaya Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang