Enjoy guys!
Jangan lupa vote dan comment😘
.
.
***
Taehyung mengepalkan kedua tangannya dengan kuat. Wajahnya merah padam dan urat-urat di wajahnya timbul karena amarahnya yang begitu besar. Ia duduk di taman belakang rumah, menghabiskan waktu berjam-jam duduk di ayunan untuk menenangkan diri.
Pagi tadi setelah ia mendapatkan kabar buruk di ruang kerja Ayahnya, Taehyung langsung keluar dan membanting pintu. Ia tidak peduli Ayahnya akan tersinggung. Sebab ia jauh lebih sakit hati! Bayangkan saja, wanita yang pernah dengan gamblangnya mengatakan kalau ia mencintai Taehyung, kini akan segera menikah dengan Ayahnya! Taehyung shock bercampur geram. Ia tidak mengerti sama sekali apa tujuan wanita itu.
Jika Seolhyun tergila-gila pada Taehyung, lalu apa tujuannya menikah dengan Ayahnya? Taehyung memang tidak pernah mau tahu urusan asmara Ayahnya, tetapi tidak pernah terlintas di benaknya bahwa sang Ayah akan menikahi wanita yang selama satu tahun ini menjadi sekertarisnya.
Taehyung tidak peduli jika Ayahnya mempunyai banyak wanita simpanan, namun ia sangat tidak setuju jika Ayahnya menikah lagi. Harta kekayaan Ayahnya pasti akan terbagi kepada wanita tersebut. Rahang Taehyung mengeras membayangkan kalau sebenarnya Seolhyun tidak mencintai Ayahnya. Ia yakin itu!
Pria itu kemudian mendengar suara klakson mobil Ayahnya. Ia mendongak dan melihat ke halaman. Mobil Ayahnya telah pergi dari rumah. Taehyung menyeringai, ia bisa melihat dengan jelas kalau Seolhyun kembali masuk ke dalam rumah dengan senyum sumringah di wajahnya. Mulai hari ini Seolhyun memang tinggal dirumah Kim Jihoo.
"Aku akan membuat perhitungan dengannya," geram Taehyung lalu masuk ke dalam rumahnya.
Langkahnya yang panjang-panjang dengan mudahnya mengejar Seolhyun. Wanita itu hendak menaiki tangga menuju kamar yang telah di sediakan oleh Ayahnya. Namun ia kalah cepat, Taehyung merenggut tangannya dengan kasar untuk turun kembali.
"Taehyung ..."
"Jangan sekali-kali kau lancang menyebut namaku!" sembur Taehyung. Ia mencengkram dua pundak Seolhyun dengan keras sehingga membuat wanita tersebut meringis.
"Taehyung, kita bisa membicarakannya baik-baik."
"Kau... Iblis betina! Apa tujuanmu sebenarnya, eoh? Apa kau hanya menginginkan harta Ayahku saja? Kalau begitu aku akan memberikan berapapun yang kau inginkan asalkan kau pergi jauh-jauh dari kehidupan kami!" desis Taehyung murka.
Mata Seolhyun berkaca-kaca dalam pandangan Taehyung. "Apa kau belum juga paham dengan apa maksudku, Taehyung? Aku mencintaimu dan inilah jalan satu-satunya untukku agar bisa selalu ada di dekatmu."
Dada Taehyung bergemuruh. Cengkraman tangannya semakin kuat dan Seolhyun yakin kalau sekarang pundaknya kebas.
"Apa?"
"Aku selalu mencintaimu, Taehyung. Jika aku tidak bisa menjadi kekasihmu, hanya dengan cara ini aku bisa berdekatan denganmu. Menjadi istri dari Ayahmu. Dan Ayahmu telah jatuh cinta padaku. Bukankah itu adil?"
