#3.AreshaXBimo & VanoXClara

36.7K 1.9K 77
                                        

Aresha bangun dari pingsannya,ia mencium wangi khas dari obat obatan memasuki indra penciumannya.

Aresha melihat ke sekeliling ruangan,ia merasa asing dengan ruangan ini.Aresha melihat Vani sedang tertidur dengan keadaan kepalanya bersandar di ujung branker.

"Gue di mana?"ujar Aresha dan mampu membangunkan Vano dari tidurnya.

"Aa lo udah bangun,syukurlahh!lo lagi di rumah sakit"jawab Vano

"Kok bisa?"tanya Aresha

"Lo tadi pingsan di lapangan,trus di bawa sama anak anak kelas lo ke UKS,trus lo gak sadar sadar hampir satu jam,jadi gue sama Arekha bawa lo kerumah sakit"ujar Vano menjelaskan apa yang terjadi dengan Aresha

"Arekha mana?"tanya Aresha

"Dia udah balik ke sekolah,gue suruh dia balik aja biar gue yang jagain lo"jawab Vano

Aresha hanya mengangguk tanda ia  mengerti.Aresha merasakan pusing mejelajar di kepalanya dan juga ia merasa seperti isi perutnya ingin keluar dari dalam sana.

"Lo makan dulu deh,ntar minum obatnya"ujar Vano

"Gak"tolak Aresha

Vano baru tahu bahwa Aresha selain galak,judes ternyata dia juga tidak penurut,Vano tidak menyukai sifatnya yang ini,ia tidak suka di bantah.

"Makan Res!biar sembuh"titah Vano

"Gakk!"tolak Aresha

"MAKAN ARESHAA!"ucap Vano dengan nada yang naik satu oktaf

Keberanian Aresha hilang begitu saja ketika melihat sisi galak dari Vano.Ternyata benar apa yang di gosibkan oleh anak anak SMA Antar bahwa ketika Vano marah,cowo itu tampak menyeramkan

"Gak Van,gue gak mau"kekeh Aresha tanpa menatap Vano,gadis itu sedikit takut dengan Vani yang seperti ini.

Vano yang peka kalau Aresha takut akan dirinya pun segera menghilang aura menyeramkan di dirinya.

Vano langsung mrmbawa Aresha ke dalam dekapannya berniat menenangkan sekaligus menghilangkan rasa takut gadis itu.

"Maaf,gue gak berniat buat lo takut,sekarang makan yah,gue cuma mau lo sembuh"ucap Vano dengan lembut

"Gak bisa makan,ntar pasti muntah"cicit Aresha

"Buka mulut lo"titah Vano yang langsung di turuti Aresha.

Vano menyuapkan sesuap bubur ke mulut Aresha,dan hanya selang beberapa detik saja tiba tiba Aresha merasa mual dan ingin memuntahkan bubur yang ada di mulutnya itu,tetapi ia paksakan menelan bubur itu

Perut Aresha sudah terisi oleh beberapa suap bubur,walauoun buburnya tidak habis namun setidak perut Aresha tidak keroncongan sekarang.

"Gue mau pulang"ucap Aresha

"Gak!lo istirahat dulu"jawab Vano

"Gue mau pulang tapi"ujar Aresha

"Gak!gue bilang gak yah gak,pokoknya lo di sini sampai benar benar sembuh"ujar Vano penug penekanan

Aresha pasrah terhadap perintah Vano yang tampaknya tidak akan bisa di bantah sedikit pun,Aresha tahu bahwa Vano merupakan sosok yang tidak suka di bantah.

Sebenarnya Aresha tidak pernah berkomunikasi seperti ini dengan Vano dari kelas 10,ia hanya akan menjawab hmm dan langsung meninggalkan cowo itu.

Aresha mengetahui semua tentang Vano tanpa harus mencari tahu,ia selalu mendengar ciwi ciwi di sekolahannya mengomongkan Vano.

Tring

Married My Enemy(Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang