part 29

25.3K 1K 37
                                        

"Vano bangun!udah jam 6!"teriak Aresha

Setiap pagi sudah menjadi rutinitas Aresha untuk membangunkan Vano yang sulit untuk bangun pagi atau lebih tepatnya malas.

"Hmm bentar 10 menit lagi"ucap Vano

"Gak adaaa!bangun sekarang aku tunggu di bawah"ucap Aresha

"Ahhhhh!!"teriak Aresha saat merasakan tubuhnya melayang kebelakang

Baru saja Aresha melangkah satu langkah dan Vani sudah menarik dia sehingga ia sekarang berada dalam pelukan Vano

"Vano gila!gue lagi hamil anak lo main lo tarik aja"ucap Aresha

"Maaf lupa"

"Kalau gue jatoh ke bawah kelar dah idup gue tadiii"omel Aresha dalam pelukan Vano

"Iya iya,tunggu di sini jangan turun duluan okey"ucap Vano

Aresha pasrah saja dan ia menunggu Vano bersiap siap sambil berbaring dan memainkan handphonenya.

Setelah 15 menit Vano sudah selesai dengan urusan mandi memandinya itu.

"Mau makan apa?aku masakin"tanya Kheysa

"Kita sarapan di kantin sekolah aja yah"ucap Vano

"Okey deh"

Setelah itu mereka berangkat ke sekolah walaupun masih awal tetapi mereka tetap saja pergi.

Setepah beberapa menit mereka sampailah di sekolah tercintanya itu.

"Langsung ke kantin aja"ucap Vano

"Yaudah"jawab Aresha

Vano berjalan ke kantin sambil menggandeng tangan Aresha dan mampu mempunyai sumua murid iri melihatnya.

"Mau makan apa?"tanya Vano

"Kamu?"tanya Aresha kembali

"Bakso"ucap Vano

"Okay"ucap Vano dan langsung memesan bakso untuk sarapan mereka

"Kamu gak ada apa apa gitu?"ucap Vano

"Mual doang tadi pagi"ucap Aresha

"Kok gak bangunin aku?"tanya Vano

"Kamunya tidur lelap banget jadi gak tega"jawab Aresha

"Jadi makin sayang,pokoknya kamu jangan cape cape yah"ucap Vano

"Iya"jawab Aresha

Aresha dan Vano langsung melahap bakso yang baru saja sampai di depan mereka.

"Vano ambilin cabenya dong"ucap Aresha

"No okay!kamu lagi hamil gak baik makan cabe"ucap Vano

"Gak enak gak ada pedasnya"ucap Aresha

"Makan aja sayang"

"Mau cabe Vanooo!"rengek Aresha manja

Para siswa dan siswi yang melihat Aresha merengek manja ada yang begity benci dengan Aresha karna menikah dengan Vano tetapi ada juga yang malah gemes sendiri.

"Okey boleh tapi dikit doang yah"ucap Vano

Aresha langsung mau mengambil cabe itu dari tangan Vano tetapi di jauhkan oleh Vano langsung.

"Apa lagi Vannn!"ucap Aresha

"Aku yang tuangin"ucap Vano

Aresha pasrah hanya menuruti saja daripada dia tidak mendapat cabe sedikitpun di baksonya,dan Vano hanha menuangkan sedikit sekali.

Married My Enemy(Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang