Aresha terbangun dari tidurnya seperti biasa pada pukul 05.00 pagi.Yang berbeda kali ini adalah keadannya,dimana biasanya dia bangun di keadaan sendirian sedangkan sekarang ada seseorang yang selalu menjadikan dirinya guling dan dengan ruang dan wangi yang berbeda juga.
Aresha mengamati setiap inci wajah Vano yang begitu sempurna itu,tanpa Aresha sadari tangannya bergerak ke wajah Vano dan mengelusnya dengan lembut wajah cowo itu,senyuman Aresha menyembang tanpa ia sadari.
"Gue tau gue ganteng Res"ucap Vano dengan mata yang masih tertutup
Aresha terlonjak kaget mendengar ucapan Vano itu,bagaimana bisa cowo itu ternyata sudah bangun?astaga Aresha malu sendiri sekarang.
"PD banget"bantah Aresha
"Orang emang bener,buktinya istri gue aja sampai mengagumi wajah gue yang kaya artis artis korea itu"jawab Vano dengan PD tingkat angkutnya
"Serah dah"pasrah Aresha,namun harus ia akui bahwa wajah Vano memang ganteng,pakai banget!.
Cup
Tiba tiba Vano mencium Aresha tepat di kening gadis itu,tentu saja tindakan Vano ini membuat jantung Aresha berdisko dan membuatnya ngefreeze.
"Morning kiss sayang"ucap Vano dengan santainya
Aresha rasa ia akan mati muda karena setiap hari di kasih makan gombalan dan kata kata romantis yang membuat jantungnya berkerja extra.
"Gak usah blushing,gue cuma bercanda"lanjut Vano dengan tampang watadosnya
Demi apa pun itu Aresha ingin membunuh Vano sekarang!baru saja di buat terbang,namun sudah di hempaskan seenak jidatnya.Wajah Aresha yang tadi senang berubah menjadi datar dan hawa dingin gadis itu keluar secara tiba tiba.
"Ihhh lucu banget sih!"ucap Vano tiba tiba sambil mencubit pipi Aresha
"Apaan sih?"tanya Aresha dengan galak
"Gak usah marah marah kali,masa aku bilang bercanda langsung marah?orang aku beneran kok tadi"ucap Vano sambil terkekeh
Vano langsung memeluk Aresha seperti orang kesurupan,ia mendekapan Aresha dengan begitu erat dan mengunci semua pergerakan Aresha,tindakan Vano membuat Aresha kaget dan susah bernafas.
"Ihhhhh geram banget gue sumpah sama lo"ucap Vano kemudian melepaskan dekapannya.
"Lo kalau mau bunuh gue jangan sekarang,gue masih muda"celutuk Aresha sambil memghirup oksigen sebanyaknya
"Hahah,lo ngapain bangun pagi pagi?"tanya Vano
"Udah biasa"jawab Aresha seadanya
"Ooo,lo tau kan mantan terakhir gue siapa?"tanya Vano dengan ekspresi seriusnya
"Clara Clariti"jawab Aresha
"Kemarin malem waktu lo udah tidur,dia ngechet gue minta temenin pergi ke mall pas pulang sekolah.katanya sih mau belanja untuk keperluan rumahnya"ucap Vano
Aresha tampak terdiam,jujur saja ia tidak rela Vano pergi dengan Clara.Bagaimana juga Vano pernah menyukai Clara,kenapa Aresha tau?karena ia diberitahu oleh sahabatnya Vano.
"Trus?"tanya Aresha
"Gue mau temenin dia lah,kasian kan sendirian,ntar lo pulang minta anterin Arekha aja yah"ucap Vano membuat Aresha sedikit kecewa
"Ya"jawab Aresha
"Pokoknya jangan pulang sendirian atau sama cowo lain!kalau Arekha gak bisa nganter,lo telpon gue aja ntar gue jemput "ucap Vano panjang kali lebar kali tinggi
"Hmmm"jawab Aresha
"Satu lagi,gue cuma mau nemenin dia karna dia itu anak broken home trus nyokapnya sibuk kerja dan dia selalu sendirian di rumah,makanya gue iba sama dia,ya gue akuin sih gue sempat ada perasaan sama dia"ucap Vano menjelaskan niatnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Married My Enemy(Completed)
Teen Fiction(REVISI) "Perjodohan?1 kata yang rasanya sudah tidak asing di telinga kita.Namun,inilah yang gue rasain,di jodohin sama musuh sendiri"Aresha Adira Raveena Lecester "Di jodohin?gue kesal tapi gue gak mau buat ortu gue kecewa jadi iyain aja.Gue juga b...
