Aresha baru saja tiba di kelasnya setelah mengurus makhluk yang bernama Clara itu.
"Gedek gue!"ujar Aresha kepada sahabatnya
"Kenapa lo?"tanya Aqira
"Clara minjem duit 2 juta sama Vano,gak di balikin lagi"ujar Aresha
"Kok Vanonya mau minjemin?"tanya Lia
"Alasanya emaknya sakit berat katanya"ujar Aresha
"Gue kasian sama emaknya,di jadiin alasan sama anaknya yang gak tau diri"ujar Belvyah
"Emaknya tahu kelakuan anaknya kaya gitu?"tanya Cresya
"Gak tahu deh"jawab Aresha
"Clara itu pecinta cogan,penyuka uang dan wajib baginya untuk dapetin apapun yang ia mau,termasuk cowo yang di suka,dia bakal nyerah sendiri kalau udah nemu cowo lain yang lebih tajir dan ganteng"ujar Aqira menjelaskan secara detail
Sahabatnya itu manatap Aqira dengan terkejut,bagaimana ia bisa dapetin info seperti itu dari Clara?
"Gimana bisa tahu lo?"tanya Aresha
"Gue banyak konseksi yang bisa nyari info bahkan sampai ke akar akar"ujar Aqira
"Widih,gak pernah bilang lo!"saut Belvyah
Aqira hanya terkekeh saja menanggapi hal itu,jangan lupakan bahwa ia juga anak dari keluarga berada.
Bel pertanda masuk berbunyi,semua murid murid SMA Antariksa memasuki kelasnya,walupun tidak berkiliaran bukan berarti mereka akan diam dan tertib,mereka akan mengoceh di kelas atau bahkan melakukan konser dadakan padahal masih pagi.
"Untuk pelajaran pertama akan kita laksakan sharing yah anak anak dengan guru random"
Terdengar teriakan bahagia dari kelas Aresha,mereka terhindar dari pelajaran mematikan fisika sungguh keberuntungan bagi mereka.
"Siapa nih guru sharing kelas kita ya"ujar Aqira
"Gue harap guru yang asik"ujar Belvyah menyauti
Tampak seorang guru perempuan paruh baya memasuki kelas Aresha dengan senyuman menyembangnya.
"Pagi!"sapa guru itu dan di jawab oleh semuanya
Banyak yang berteriak kesenangan melihat siapa yang menjadi guru sharing kelas mereka.
"Ini pertama kalinya ibu masuk ke kelas ini,padahal kalian 3 tahun di sini namun gak pernah ketemu sama pelajaran ibu atau sharing aneh yah"ujar guru itu tampak heran
Murid murid terkekeh mendengar itu,guru yang menjadi favorit di SMA Antariksa ini sangat lah famous di kalangan murid murid Antar.
"Nama ibu Sina Singanara,tinggal di atas tanah bukan di bawah laut,trus no Wa mulai dari angka 08 trus guru IPA di SMA ini atau lebih biasa di sebuk guru percontohan bedah"ujar Bu sina
Murid murid tampak menatap guru itu malas dan kesal,mereka juga tahu ia tinggal di atas bukan di lautan dan no WA pasti dari 08 lah.
"Bu mau ngebacot atau kenalin diri?"tanya seorang murid barbar yang di ketahui bernama Ray
"Sharing lah pakai nanya!kan tadi udah ada infonya!kalau ada kuping itu di pakai bukan panjangan doang mending ibu bikinin sup aja kasih kamu makan"ujar bu Sina
"Kami bersyukur gak ketemu bu Sina di pelajaran ya tuhan"ujar salah satu siswa sambil menatap ke atas
"Absen dulu absen"ujar Bu Sina
Bu Sina tampak mencari cari buku absen kelas itu yang biasanya pasti ada di meja guru.
"Absennya mana?"tanya bu Sina
"Absen ibu lah!"
"Ibu males bawa,beratin tas!mending pakai absen kelas aja"ujar guru itu yang membaut murid murid di kelas itu geleng geleng
"Absen kami kemarin bersih bersih gak ada kain lap trus di marahin gak ngelap kaca,yaudah kami robek trus cemplungin ke air jadiin lap bu"ujar ketua kelas itu
"Mantap!ibu suka yang kreatif"balas bu Sina
"Makasih bu,saya tahu saya kreatif"saut ketua kelas
"Kreatif bin gak ada uang lebih tepatnya"jawab Bu Sina
Semuanya tertawa bahak karna omongan bu Sina yang menusuk namun benar.
"Yaudah mulai sharing okey"ujar bu Sina
Sekua murid pun menjawab dengan antusias.
"Sharing tentang apa bu?"tanya Aresha
"Bebas"jawab Bu sina
"Yaudah bu saya ingin sharing sama minta saran"ujar sang ketua kelas
Bu Sina mempersilakan ia untuk bercerita tentang hal yang ia alami siapa tahu bu Sina bisa membantu.
"Saya habis bunuh seseatu bu"ujar ketua kelas membuat seisi kelas menjadi mencengkam
"Apa yang kamu bunuh nak?"tanya bu Sina mulai serius
"Saya ngerasa bersalah bu,saya gak tega nyeritahinnya bu,karna saya udah bunuh dia yang gak berdosa"ujar sang ketua kelas sambil meneteskan air matanya
"Siapa yang kamu bunuh?"tanya Bu Sina lagi mulai mendekati dan menenangkan gadis itu
"Ibu janji gak marah?soalnya saya nyeritain kemarin sama orang tua saya mereka malah marah sama saya sampai mau di pecat jadi anak"ujar gadis itu
Bu Sina tampak terkejut,rupanya beban hidup anak inu cukup besar.Ia akui kalau membunuh itu dosa besar.
"Gak akan"jawab Bu Sina lembut
Atmosfer kelas itu menjadi mencengkam seketika dan juga sedih mendengar cerita dari ketua kelas yang ceria itu ternyata memiliki banyak masalah.
"Kemarin malam malam aku ke mini market,di perjalanan naas aku bunuh seseatu dan yang aku bunuh itu semut bu!trus aku nangis karna gak liat semut yang aku injak itu di mana karna gelap,aku pulang sambil nangis dan ceritain ke ortu aku malah mereka bilang gini bu 'pengen mama coret jadi anak' kan aku gak salah kan bu?"tanya gadis itu dengan wajah watadosnya
Suasana kelas yang mencengkram tadi berubaj menjadi biasa lagi dan mereka memandang ketua kelas dengan tatapan mematikan,sedangkan yang di panjang hanya terkekeh.
"Ibu sabar kok"ujar bu Sina
"Bu cara nyadepin pelakor gimana?"tanya Aresha menbuat bu Sina tersenyum misterius
"Hubungan ibu dulu juga retak karna pelakor,ibu gak takut sama yang namanya pelakor tapi apa bila cowo yang kita cintai udah lebih milih pelakor itu kalian jangan berjuang lagi,itu sakit"ujar bu Sina
Semua menatap bu Sina dengan tatapan sedih,ternyata guru itu juga memiliki masa lalu kelam yang membuatnya sedih.
"Udah gak usah takut,lawan aja Res!mau ibu bantu?kebetulan bawa pisau dapur mau praktek nanti di kelas"ujar bu Sina
"Hah?gak usah bu"ujar bu Sina
"Ibu bercanda,mana mungkin ibu bunuh orang"ujar bu Sina
"Aku juga gak lah bu,masak mau mati konyol di penjara bagus sengsarain aja"ujar Aresha sambil tersenyum
Semua yang di kelas menyaut setuju dengan ucapan Aresha,dari pada mati konyol di penjara mending sengsarain atau bikin kapok aja lebih enak.
Setelah 3 jam mereka sharing dengan bu Sina,akhirnya guru itu pun keluar dari kelas Aresha untuk makan karna sudah istirahat begitu juga dengan Aresha.
Hy!maaf bosenin part ini hehee,sengaja Clara di ilangin part in aja wkkwkw sisanya mungkin muncul terus tuh bocah wkqkqk.
Seee youuuu Nexttttt Parttttt🖤💖💜
KAMU SEDANG MEMBACA
Married My Enemy(Completed)
Teen Fiction(REVISI) "Perjodohan?1 kata yang rasanya sudah tidak asing di telinga kita.Namun,inilah yang gue rasain,di jodohin sama musuh sendiri"Aresha Adira Raveena Lecester "Di jodohin?gue kesal tapi gue gak mau buat ortu gue kecewa jadi iyain aja.Gue juga b...
