Sisi kejam Viona

82 5 0
                                        

"bersikap kejam pada orang yang tidak tau aturan itu sah sah saja bukan,kadang sekali kali mereka juga perlu di beri pelajaran agar mereka tidak berlaku sembarangan"

********

Viona menghentikan larinya karena ia sudah cukup jauh dari kelas.ia sengaja pergi diam diam saat Arjuna dan Dewa tengah sibuk berdebat.kakinya kini melangkah menuju fakultas tempat temannya menuntut ilmu,siapa lagi kalau bukan Zara. dia adalah satu-satunya teman yang Viona punya.

Semakin dalam Viona masuk ke fakultas sastra ia melihat ada sebuah keributan.entah apa yang terjadi ia tak peduli, ia hanya akan fokus pada tujuan utamanya yaitu memastikan bahwa Zara baik baik saja.

"Eh Lo tau gak ada angkatan kita yang di buli sama adik tingkat"

"Ya tau lah,si Zara itukan mahasiswa baru yang masuk karena beasiswa."

"Iya bener tapi kok bisa ya adik tingkat berani beraninya buli kakak tingkat"

Viona segera menghentikan kedua mahasiswi itu ketika ia mendengar nama Zara di sebut.

"Maksud Lo Zara di buli" tanya Viona tanpa basa-basi.

Kedua Mahasiswi itu terkejut melihat Viona yang tiba-tiba ada di hadapan mereka.namun tak lama,karena setelah itu mereka menjawab pertanyaan Viona.

"Iya Zara adinda dia di buli sama adik tingkat yang katanya anak orang kaya..."

"Dimana"tanya Viona memotong ucapan salah satu mahasiswi penggosip

"Temen gue belum selesai ngomong"sahut mahasiswi satunya tak terima.

"dimana"sentak Viona sembari menatap tajam keduanya.sontak saja mereka takut dan segera menjawab.

"Oke oke gue Jawab dia di buli di gudang olahraga,udah sana Lo pergi"

"Gak Lo suruh pun gue memang mau pergi dan satu hal lagi gue paling anti sama cewek penggosip kayak kalian berdua" ungkap Viona sinis setelah mengatakan itu Viona melenggang pergi dengan berlari.ia tak ingin terjadi sesuatu pada Zara.

Ia menuju tempat yang di maksud terlihat dari kerumunan orang yang menyaksikan.sungguh Viona sangat benci melihat mereka yang hanya bisa menonton. Ia sadar dulu dirinya juga tidak mau peduli urusan orang lain.tapi ia tak lantas menonton dan menertawakan.

Karena kesal Viona membubarkan kerumunan itu dengan berteriak.

"Ngapain kalian ngumpul disini, apa kalian mau gue aduin ke rektor bubar sana.kalau masih gak mau bubar gue catet nama kalian satu satu" ancam Viona

Mereka menyoraki Viona tak terima tapi karena takut mereka tetap pergi membubarkan diri.

setelah semua bubar Viona baru masuk ke lorong tempat gudang olahraga berada.sampai di depan gudang Viona mendapati dua orang mahasiswi yang sedang tertawa puas.mereka menatap pintu gudang yang telah terkunci rapat,dalam gudang terdengar teriakan meminta tolong untuk di keluarkan.Viona tau itu suara Zara,kedua orang itu tak memperdulikan teriakan Zara mereka malah semakin kegirangan.

Satu orang mengunci pintu itu dan melempar lemparkan kunci itu ke udara

"nggak sia-sia gue pindah kuliah buat bikin perhitungan sama lo Zara.sekarang gue puas lihat lo menderita di dalam sana,lo emang cocok sama barang barang bekas itu"ucap salah satu gadis yang menyeringai.

" ya ini semua berkat lo Cindy gue jadi bisa membalas dendam. gara-gara Zara bokap gue narik semua fasilitas dan menghukum gue dan gara-gara dia juga gue harus berurusan sama cewek sombong macam Viona"ungkap Riana

Drowning In SadnessCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang