40'Vino dan sejuta keinginan

297 13 3
                                        

Baca terus Cerita "Senja"dan jangan lupa untuk vote-nya, hargai penulis, karena Vote itu gratis
•••
Ini adalah awal dari perpanjang nya waktu yang sedang berjalan.

•••

Dikasih senyum manis nih sama Senja:)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dikasih senyum manis nih sama Senja:)

•••

"Jadi, namamu siapa? "
•••
Senja masih menatap uluran tangan dihadapannya. Pandangannya terus menatap lengan itu dan lelaki tampan bertubuh jangkung. Masih ragu, Senja akhirnya membalas uluran tangannya dan memberitahu namanya. "Morin Senja Delfya, panggil aja Senja, "

Vino tersenyum manis. "Nama yang bagus, kenapa nama lo Senja?"

Senja menggeleng. "Enggak tahu, mungkin karena aku lahir waktu sore, "

"Wah? Seriously? Orang tuamu yang memberimu nama itu?"

Senja mengangguk. "Aku lahir disini, dan kebetulan saat itu sore hari, aku sempat diceritakan bagaimana aku diberi nama Senja, saat itu aku masih belum mempunyai nama, sampai di 4 bulan usiaku, ayahku yang memberiku nama ini, "

"Cerita yang menarik, kamu bilang kamu lahir disini?"

"Iya, "

"Baik, kita sudah saling mengenal, boleh aku minta sesuatu? "

"Apa? "

Vino tersenyum sembari memegang tangan Senja. "Aku ingin mengenal orang tuamu, supaya kamu tahu bahwa aku bukan orang jahat,"

Senja membulat kan matanya. Baru kali ini ia berkenalan dengan seorang lelaki dan langsung meminta dipertemukan dengan orang tuanya dengan alasan bahwa ia bukan orang jahat. Baik memang, tapi Senja masih takut jika tiba - tiba lelaki itu mencelakai nya.

"Hei? Apakah boleh?" Tanya Vino membuyarkan lamunan Senja.

"Bo--boleh, sekarang juga Kak?"

Vino tertawa kecil. "Gak usah panggil Kak, Vino aja, "

"Ma--af, sekarang ketemu bunda dan ayahku? "

Vino mengangguk. "Kalo bisa sekarang, karena besok aku ada jadwal pergi kuliah, "

"O--oke deh, ayo Vin, "

Senja dan Vino langsung pergi menuju Apartment. Senja masih was - was, takut bunda dan ayahnya curiga, Senja menatap pintu dihadapannya.

SENJA (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang