TIGA• kehadiran Marsel

1.5K 328 146
                                        

---

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-
-
-

"pertemuan kita bukan sekedar perjumpaan biasa, malaikat datang ketika waktu ia menjemput telah tiba, dan kau datang ketika waktu tinggal telah tiba, tinggal didalam hatiku untuk selamanya."

________________________________

Wah.... Gue!! Gue ditinggal bangke Lo nad!!! Decak kesal dihati Sella.

Ngapain lagi Sella berdiri di sini, ya kali dia harus ngobrol sama Marsel, gak banget kali. Walaupun belum waktunya untuk kembali pulang ke rumah namun Sella tak peduli dia bosan dan memilih pergi meninggalkan Marsel sendiri.

Setelah Sella sedikit menjauh darinya, Marsel yang membatu kini mulai bisa bersuara dengan pelan seraya menyisir rambutnya "Dingin banget tuh cewek, percuma cantik kalau sombong,"

Pupil mata Marsel melebar ketika melihat Sella berhenti dari langkahnya, mampus Lo Marsell!!

Tak cukup sekedar berhenti, gadis itu juga berbalik dan melangkah menghampiri cowok ringan mulut tersebut..

"Yaampun dia dengar omongan gue barusan tamat riwayat hidup Lo Marsel," benak Marsel dengan keringat terus bercucuran.

Dengan wajah datar tanpa ekspresi Sella berjalan kearah Marsel,

Dekat..

Dekat.....

Dekat.........

Semakin dekat.....

Marsel lantas terdiam dan refleks melangkah mundur. wajah pria itu memucat dan darahnya serasa berhenti mengalir.

"Stop.." Sella berteriak dengan suara lantang dan tegas, tak lupa aura menakutkan terpancar di wajahnya. Kini Sella sudah berhadapan dengan Marsel, matanya saling bertemu. Untuk menelan ludah saja Marsel tak kuasa saking takutnya menyaksikan tatapan tajam Sella.

Di luar dari dugaan Sella hanya diam seraya membungkukkan tubuhnya, mengambil jaketnya yang hampir ia lupakan dan nyaris di injak Marsel.

Marsel tertawa sumbang setelah Sella sudah mengambil jaket tersebut "Ya ampun cuman ngambil jaket, gue kira bakalan cium gue atau peluk gituh," kata Marsel coba ngecandain Sella yang tampak sudah kesal.

Sella mengerucutkan bibirnya, hari ini Marsel dia biarkan untuk selamat. dia tak peduli ucapan Marsel Beberapa saat lalu, karena baginya ucapan Marsel hanya sebuah kicauan semut, gak perlu didengarkan dan gak penting.

Sella memalingkan tubuhnya dan kembali berjalan tanpa ada basa-basi ataupun senyuman, dia pergi begitu saja seolah-olah Marsel tak pernah nampak di pelupuk matanya.

Marsel berdecak kesal "Ya ampun seram banget tuh cewek cantik-cantik ko budeg sih.." Marsel marah dan mulai menendang dedaunan sebagai pelampiasan.

Marsel tak bisa terima, seorang Marsel Alison cowok paling keren dan kaya bisa di abaikan, wah buta tu cewek, pikirnya.

Marsella (1)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang