TIGA EMPAT• Marsella restaurant

393 41 4
                                        

Happy reading

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy reading....
-
-
Malam kini telah menjelang indah, bintang yang berkelap-kelip melukis sempurna dengan bulan yang terang menghiasi langit, ada apa dengan Sella?? Gadis itu duduk termenung di balkon apartemennya dengan terus memandangi bintang-bintang yang menawan.

"Sell gue kira Lo kemana??" sapa Marsel cowok yang baru selesai mandi dengan menyisakan aroma lemon di sekujur tubuhnya.

Marsel yang mengenakan piyama merah terang duduk di sofa di dekat Sella, cowok itu ikut melihat keatas memandangi hamparan bintang yang tengah di pandang Sella.

"Lo liat apa?" Tanya Marsel terus memandangi bintang dan bulan, dia berpikir langit malam terus sama apa yang Sella terus lihat 2 jam lamanya di balkon ini? sampai-sampai gadis tersebut termenung memandangi bintang seolah dia baru pertama kali melihat akan bintang.

"Kata mama kalau orang meninggal itu dia bakal jadi bintang, dulu kata-kata itu membuat gue tenang dan yakin papa gue akan terus ada melihat gue sepanjang malam," tutur Sella tersenyum manis kepada bintang yang sinarnya paling terang.

Mendengar ucapan Sella yang bagaikan anak kecil membuat Marsel bersuara pelan tanpa sengaja. "Omong kosong!"

Sella cepat memutarkan matanya menghadap cowok yang ringan mulut itu. "Lo gak suka ke laut aja sana!!"

Marsel kembali merinding mendengar kata-kata mutiara Sella, Marsel cepat menampilkan senyum canggungnya, dan berdalih dengan alasan lain. "Gak gitu Sell.. otak gue lagi gak konek, pikiran gue lagi ke Jerman dan Perancis, yang intinya gue gak maksud bilang gitu."

"Karena mood gue lagi baik gue bakal lanjut cerita..." sahut Sella tersenyum singkat, gadis itu lagi dalam keadaan baik gak sedang PMS jadi moodnya sedang bagus dia tak mempedulikan ucapan Marsel beberapa detik lalu.

Sella melanjutkan ceritanya, "kini mama gue juga udah jadi bintang, jadi sekarang mama gue sudah sangat dekat dengan ayah."

Marsel kembali tak tega pada Sella, bayangan kejam papanya terus terhujam di kepala Marsel. Tak kuat rasanya dia melihat Sella yang terus cemberut, dia tau rasanya kehilangan sosok seorang ibu dan itu rasanya sangat menyakitkan.

"Yang mana mama lo??" Tanya Marsel ikut memantau para bintang-bintang yang melimpah ruah di langit malam.

Sella tersenyum lebar membuat gigi sejajarnya terlihat, gadis itu menggerakkan jari-jemarinya dan menunjuk 2 bintang yang paling terang, "yang di sana mama, dan di sebelahnya papa."

"Mama Wati Marsel sekarang sah sebagai suami Sella, Marsel janji bakal jaga Sella sebaik mungkin, sekarang mama Wati gak akan nyebut Jungkook mantu lagi kan?" terang Marsel memandangi bintang dan bicara lantang seakan bintang itu benar-benar Wati.

Sella langsung tertawa lepas melihat tingkah konyol Marsel, dan ini kali pertama Sella bisa tertawa tanpa beban setelah kematian Clara Diana.

"Mama.. Sella menertawakan Marsel, Marsel akan cubit Sella ya ma??" rengek Marsel lembut dan serius, sorot matanya beberapa detik memandang Sella kemudian kembali menatap bintang.

Marsella (1)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang