TIGA DUA• Cambridgeෆ

430 52 10
                                        

---

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-
-
-

Akhirnya Sella melangkahkan kakinya ke Inggris kembali, gadis manis itu berjalan dengan menggandeng tangan sahabatnya yang kini sudah jadi suaminya.

"Sella kita kemana dulu, apa langsung lihat kampusnya?" Tanya Marsel yang sudah berada di Cambridge, Inggris bagian timur.

"Lo gak mikirin kita bakal tinggal dimana??" Tanya balik Sella memandangi suaminya.

"Yaudah istri ku kita cari tempat tinggal," sahut Marsel melukis senyuman di bibirnya.

"Cihh..." decak sebal Sella dan berlari kecil mendahului suaminya itu.

"Sayang!!!" jerit Marsel sembari tersenyum manis.

------

Tak terasa dua sejoli ini sudah berjalan hampir 30 menit, Marsel yang lemas hanya bisa diam mengikuti istrinya yang berjalan masuk semakin dalam ke tempat-tempat terpencil.

Sella seketika terhenti melihat seorang gadis kecil dengan seorang wanita lanjut usia di bentak 3 orang lelaki yang dapat di pastikan para lelaki itu preman jalanan.

Orang-orang yang berlalu lalang hanya melirik sesaat, mereka hanya diam melihat 3 orang itu menindas orang tua, seakan-akan tidak ada apa pun yang terjadi pada wanita tua itu.

Sella terus menyimak situasi mencekam saat ini. Marsel yang takut mulai gemetar, Marsel mencoba menarik tangan Sella, namun gadis itu tak bergerak sedikitpun. 3 lelaki di depan mata Marsel sekarang, jauh lebih besar dari empat kali tubuhnya, yang dapat di pastikan satu tamparan saja mampu membuatnya masuk rumah sakit.

"Sell... Ko lo malah diam, sebelum mereka sadar lebih baik kita kabur," jelas Marsel mulai panik.

Sella menepis tangan Marsel dan cepat berlari menuju 3 lelaki itu ketika melihat salah satu dari mereka memukul wajah wanita tua itu.

"Crazy Boy.." jerit Sella tegas kearah 3 cowok itu.

"Mampus gue," gumam Marsel menepuk jidatnya seraya mengejar Sella.

3 cowok itu mengalihkan perhatiannya kearah gadis yang berani meneriakkan suara kearah mereka.

"Lo mau mati gadis kecil?!" Tegas cowok kepala pelotos dengan sangat mengerikannya.

"Kalian cowok atau banci?? beraninya sama lansia," kata Sella makin mendekatkan langkahnya menuju 3 lelaki menyeramkan itu.

Orang-orang yang tadinya tak peduli sekarang mulai melirik kearah kegaduhan.

Perkataan Sella membuat salah satu pria itu marah dan mulai berani melayangkan tanganya ke wajah Sella, untungnya dengan gesit Sella menggerakkan kepalanya menghindari pukulan pria itu seraya melayangkan kakinya menendang perut pria itu sampai tersungkur ketanah.

Dua pria yang menyaksikan tak rela temannya di permalukan dan cepat bergerak mendekati gadis pemberani itu.

Marsel bingung mau berbuat apa, baru juga dia sampai di Inggris sudah dapat masalah, habis lah hidup damai Marsel. cowok itu menarik nafasnya panjang kemudian perlahan menjauhkan lansia dan anak kecil itu dari para preman.

Marsella (1)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang