Marsel dan sella_ (completed)
♥ TAHAP REVISI♥
Dalam kisah cinta yang penuh dengan misteri dan emosi, Marsel, seorang pria kaya, tampan, dan pintar, bertemu dengan Sella, seorang gadis dingin yang menyimpan banyak misteri dalam dirinya.
Marsel, tanp...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
- - -
Sella yang sudah selesai dari membersihkan dirinya melangkah pergi meninggalkan toilet wanita. Sella tau di sekolah ini tak ada yang suka padanya. Miskin dan cewek songong pasti lah itu yang dipikirkan semua murid SMA Bima Sakti padanya.
Sella yang mulai insecure dan nerves akan dirinya mulai murung, gadis itu perlahan duduk di bangku penonton di lapangan basket sekolah yang lebar.
Marsel yang sudah berseragam sekolah hasil dari menelepon orang suruhannya. Mendekati Sella yang sedang murung dan asik menonton orang main basket.
"Nih..." Ucap Marsel menyodorkan jus strawberry yang baru ia beli kearah Sella. Pria itu tau Sella belum minum apa pun.
"Gak usah sel." Tepis Sella melirik sesekali kearah Marsel, kemudian kembali fokus menonton orang ber main basket.
"Sella mending ikut gue, dan cepat minum jus itu..." Suruh Marsel menarik tangan Sella yang lemas.
"Gak mau sel!" Tegas Sella menolak yang ditawarkan Marsel.
Marsel ditolak makin menjadi-jadi, lelaki itu menarik perlahan rambut Sella.
"Sakit bego." Jerit Sella sambil berdiri.
Marsel tersenyum manis lalu menarik tangan Sella untuk mengikutinya. Sella yang pasrah hanya bisa menggiring langkah Marsel. _____
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sella dan Marsel masuk ke dalam stadion basket sekolah yang tak kalah besar dari lapangan basket diluar stadion.
"Kita ngapain di sini??" Tanya Sella menatap heran ber samaan kagum, melihat stadion basket yang kosong dan cukup mewah pastinya.
Segaris senyum mengembang diwajah Marsel."Gue mau kita main basket bareng seperti sebelumnya."
"Kenapa anak-anak basket tadi main diluar gak disini aja??" Tanya Sella matanya memutar sekeliling.
"Tempat ini khusus buat pertandingan basket antar sekolah, gak sembarangan orang bisa main basket disini. Gue termasuk orang penting jadi gak perlu ijin untuk ada disini."